Direktur FBI Chris Wray pada hari Kamis (10/06/2021) menyarankan perlunya “tindakan serius” berkelanjutan dalam menyelidiki kasus kriminal yang dilakukan oleh pendukung mantan Presiden Donald Trump dalam serangan 6 Januari di US Capitol .

“Ini adalah penyelidikan yang masih berkelanjutan dan masih banyak lagi bukti-bukti yang akan datang,” kata Wray dalam sidang pengawasan yang diadakan oleh Komite Kehakiman DPR. “Saya berharap untuk melihat lebih banyak dakwaan dimana beberapa di antaranya termasuk ke dakwaan yang lebih serius.”

Wray menegaskan bahwa FBI menganggap serangan di Capitol tersebut sebagai tindakan “terorisme domestik.” Dirinya mengerti mengapa anggota parlemen Demokrat menyebut serangan tersebut sebagai “pemberontakan.” Namun demikian, dia juga mengatakan tidak pantas baginya untuk menggunakan kata terorisme karena efeknya pada penundaan kasus kriminal.

“Dalam peran saya sebagai direktur FBI, karena itu istilah yang memiliki makna hukum, saya benar-benar harus berhati-hati menggunakan kata-kata seperti itu,” kata Wray.

Anggota parlemen dari Partai Demokrat berulang kali mengecam Wray, yang ditunjuk oleh Trump pada tahun 2017, atas kegagalan intelijen untuk menghadapi serangan mematikan tersebut.

“Tidak adanya tindakan FBI dalam minggu-minggu menjelang 6 Januari benar-benar membingungkan,” kata Ketua Komite Kehakiman DPR Jerrold Nadler. “Sulit untuk mengatakan jika markas FBI tidak gagal dalam mengurusi persoalan ini saja.”

Wray menjawab bahwa pada 5 Januari, sebuah kantor lapangan FBI di Virginia mengeluarkan peringatan eksplisit, yang dikirim ke Polisi Capitol AS, bahwa para ekstremis sedang bersiap untuk melakukan perjalanan ke Washington untuk melakukan kekerasan.

Wray menambahkan bahwa “hampir tidak ada” dari 500 orang yang sejauh ini dituduh berpartisipasi dalam serangan itu berada di bawah penyelidikan FBI sebelumnya, menunjukkan bahwa akan sulit bagi FBI untuk memantau mereka sebelumnya.

“Anda dapat sangat yakin bahwa kami akan berusaha keras bagaimana kami dapat melakukan lebih baik, bagaimana kami dapat melakukan lebih banyak, bagaimana kami dapat melakukan berbagai hal secara berbeda dalam hal mengumpulkan dan menyebarkan” intelijen, kata Wray.

Ditanya apakah FBI sedang menyelidiki Trump atau rekannya Roger Stone, Wray mengatakan dia tidak dapat mengkonfirmasi atau menyangkal penyelidikan FBI.

“Saya sedang berbicara tentang Tuan Besar, Nomor Satu,” kata Demokrat dari Tennessee Steve Cohen, yang mengacu pada Trump. “Apakah Anda mengejar orang-orang yang menghasut kerusuhan?”

Wray menjawab: “Saya rasa tidak pantas bagi saya untuk mendiskusikan apakah kita sedang menyelidiki individu tertentu atau tidak.”

Sumber: Reuters