Ethiopia: Beberapa Ribu Mahasiswa di Wilayah Tigray Terancam Kelaparan

  • Share

Sejak pengambilalihan Mekele oleh pasukan pemberontak dari Tigray, jaringan komunikasi terputus lagi, dan sebagian besar jalan di wilayah itu telah diblokir.

Selain itu, makanan juga kurang. Secara total, lebih dari lima juta orang sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan menurut PBB. Yang membuat khawatir para orang tua, mereka tidak mendengar kabar anak-anak mereka yang belajar di wilayah tersebut. Mahasiswa di empat universitas negeri di kawasan itu tidak lagi memiliki sarana untuk berhubungan dengan keluarga mereka.

Jadi mereka berkumpul hari Jumat (24/07/2021) ini di depan kantor PBB di Addis Ababa. Mereka menyerukan intervensi PBB yang mendesak untuk evakuasi para mahasiswa.

Universitas Meminta Pemerintah untuk Bertindak

Pada awal bulan, Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi menegaskan melalui Facebook bahwa para mahasiswa mengikuti mata kuliah mereka secara normal.

Tetapi pada hari Kamis, Universitas Mekele mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Meskipun didanai oleh pemerintah Ethiopia, lembaga tersebut mengatakan belum menerima dana untuk tahun ini dan kehabisan uang untuk memberi makan para mahasiswa. Karena rekening bank diblokir, pembelian makanan tidak dapat dilakukan. Universitas ini menetapkan tidak akan lagi dapat mengurusi mahasiswa mulai 27 Juli.

Universitas meminta pihak berwenang Ethiopia untuk menyelesaikan situasi sebelum tanggal ini. Baik dengan mentransfer uang yang diperlukan, atau dengan mengirimkan bus untuk mengevakuasi para siswa dari Tigray.

  • Share