Hadapi Iran, Bahrain Jalin Hubungan Mesra dengan Israel

  • Share

Menteri luar negeri Israel Yair Lapid melakukan kunjungan ke Bahrain pada hari Kamis (30/09/2021). Kunjungan tingkat tinggi pertama seorang pejabat senior Israel ke negara Teluk kecil sejak penandatanganan perjanjian penting tahun lalu ini bertujuan untuk membangun hubungan diplomatik .

Yair Lapid terbang ke ibu kota Bahrain, Manama, untuk bertemu dengan mitranya dari Bahrain dan meresmikan kedutaan besar Israel. Ini akan menjadi kunjungan resmi pertama oleh seorang anggota Kabinet Israel.

Setelah Lapid mendarat, maskapai Bahrain Gulf Air akan meluncurkan penerbangan langsung pertamanya antara Manama dan Tel Aviv.

Delegasi diplomatik Israel akan bertemu dengan para diplomat Bahrain dan menandatangani sejumlah perjanjian untuk lebih mempererat hubungan bilateral. Kedua negara ini telah lama menjalin hubungan keamanan secara rahasia karena masing-masingnya memiliki ketidakpercayaan yang sama terhadap Iran. Namun hubungan mesra ini  baru tahun lalu dipublikasikan.

Israel menjalin hubungan diplomatik formal dengan empat negara Arab tahun lalu sebagai bagian dari “Kesepakatan Abraham” yang ditengahi AS. Lapid telah mengunjungi Uni Emirat Arab dan Maroko dan membuka kantor diplomatik Israel di negara tersebut sejak ia menjadi menteri luar negeri Israel pada bulan Juni.

Duta besar pertama Bahrain untuk Israel tiba awal bulan ini dan menyerahkan surat kepercayaannya kepada presiden Israel pada peringatan penandatanganan perjanjian tersebut.

Kesepakatan untuk membangun hubungan dengan Bahrain, Sudan, Maroko dan UEA adalah kesepakatan damai pertama antara Israel dan negara-negara Arab dalam beberapa dekade, setelah perjanjian damai dengan Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1995.

Kesepakatan ini telah membuat Palestina geram dan merasa dikhianati. Mereka melihatnya sebagai pengabaian komitmen lama di dunia Arab untuk tidak menormalkan hubungan dengan Israel sampai ada kemajuan dalam menyelesaikan konflik selama puluhan tahun dengan Palestina.

  • Share