Empat petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Sulawesi Selatan meninggal dunia selama berlangsungnya proses Pemilu 2019 yang dilaksanakan secara serentak.

Menurut Komisioner KPU Sulsel, Uslimin, keempat petugas itu meninggal karena kecelakaan saat bertugas dan sakit.

Keempat petugas itu tersebar di Luwu Timur atas nama Ripto, Bantaeng atas nama Syamsudin, Maros atas nama Muh. Ikhsan, dan seorang perempuan di Luwu yang meninggal karena kecelekaan.

Selain empat petugas yang meninggal dunia, Uslimin menyampaikan bahwa beberapa petugas harus dirawat di rumah sakit karena kelelahan demi menyukseskan Pemilu 2019.

Atas kejadian itu, Ketua KPU Sulsel, Misnah M Attas mengucapkan duka cita yang mendalam atas musibah yang dialami oleh para petugas di TPS, baik yang meninggal maupun yang dirawat di rumah sakit.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas pengorbanan jajaran KPU Sulsel dalam menyukseskan proses pemilu,” tutur Misnah.

Sementara itu di Jawa Timur, 2 anggota kepolisian meninggal dunia demi menyukseskan jalannya Pemilu 2019.

Dua polisi itu bernama Brigadir Prima Leinon Nurman Zasono, anggota Polres Bondowoso dan Aiptu M Supri, anggota Polsek Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Brigadir Prima meninggal karena kecelakaan saat sedang menuju ke lokasi TPS setelah mengikuti Apel Pergeseran Pasukan (Serpas).

Sedangkan Aiptu Supri diduga meninggal karena serangan jantung. Saat izin shalat Ashar, almarhum tiba-tiba jatuh pingsan. Beberapa saat setelah mendapat pertolongan medis, nyawanya tidak tertolong lagi.

“Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya pada dua personel dari Polda Jatim, yang gugur dalam menjalankan tugas pengamanan Pemilu 2019,” kata Kombes Frans, kamis (19/04/2019).