Otoritas Bandara Hong Kong terpaksa membatalkan semua penerbangan, baik yang akan berangkat atau menuju Hong Kong pada Senin (12/08/2019).

Hal ini setelah situasi yang semakin memburuk akibat demonstrasi anti-pemerintah. Saat ini para demonstran telah menduduki area bandara.

“Selain keberangkatan bagi penerbangan yang telah menyelesaikan proses ‘check-in’ dan penerbangan kedatangan yang sudah menuju ke Hong Kong, semua penerbangan lainnya telah dibatalkan untuk sisa hari ini,” kata petugas bandara.

Petugas juga mengingatkan lalu lintas di jalan menuju bandara sangat padat dan tempat parkir juga penuh.

“Masyarakat disarankan untuk tidak datang ke bandara,” ujar pihak bandara.

Sementara itu untuk menghentikan aksi para demonstran, seperti yang dilansir AFP, polisi Hong Kong menggunakan truk water cannon atau meriam air.

Hal ini disampaikan pemimpin senior Chan Kin-kwok dalam presentasi kepada pembuat kebijakan.

Ia menyatakan bahwa penggunaan truk tersebut hanya ketika ada gangguan publik skala besar yang berujung pada adanya korban, kerusakan bangunan, atau instruksi keamanan publik dari ancaman.

“Penggunaan kendaraan tersebut adalah satu dari beberapa opsi kepolisian untuk penyerangan atau strategi khusus,” ucap dia. (*)