Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai tersangka terkait suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus dan Rolls Royce.

Ia diduga menerima suap dari seorang pengusaha berinisial SS dalam bentuk uang dan barang. Dalam bentuk uang yaitu 1,2 juta euro dan US$ 180 ribu atau setara Rp 20 miliar. Emir pun disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 juncto Pasal 64 ayat 1 KUHPidana.

Sedangkan SS selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Lantas berapa harta kekayaan yang dimiliki Emirsyah sejak menjabat Dirut PT Garuda Indonesia pada tahun 2005?

Baca Juga:

KPK Tetapkan Eks Dirut PT Garuda Sebagai Tersangka Suap Rp 20 Miliar

Bang Ipul Kelelahan Digarap Penyidik Selama 5 Jam di Gedung KPK

Hak Politik Sanusi Tidak Dicabut, KPK Resmi Ajukan Banding

 
Sejak menjabat sebagai Dirut di PT Garuda Indonesia, Emirsyah cukup rajin melaporkan jumlah hartanya kepada KPK melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Berdasarkan data yang dilansir dari situs acch.kpk.go.id, pria yang kini menjabat sebagai Chairman MatahariMall.com tercatat telah empat kali melaporkan hartanya. Teranyar yakni pada 2013, yang hasilnya diterbitkan KPK pada 11 Februari 2014.

Dalam LHKPN tercatat, Emir memiliki total harta senilai Rp 48.738.749.245 dan US$ 932.757. Harta itu jauh melonjak dari laporan Emir pada medio 2010, yang hanya memiliki harta Rp 19.963.868.866 dan US$ 196.416.

Hartanya terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Di antara harta tidak bergeraknya, yakni tanah dan bangunan di sembilan lokasi. Seperti di Jakarta Selatan, Bogor, Tangerang Selatan, Singapura, dan Melbourne.

Sedangkan harta bergerak, Emirsyah ter‎catat memiliki lima mobil mewah. Seperti BMW, Mercedes Benz, Toyota Harrier dan Range Rover. Selain itu, dia juga tercatat memiliki logam mulia, batu mulia dan barang seni antik, senilai Rp 1.456.000.000.