Enam ledakan terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka, Minggu (21/04/2019). Sebanyak 138 warga tewas dan sebagian besar adalah para jemaah dan tamu hotel.

Gereja Santo Antonius di distrik Kochchikade di Kolombo, Gereja Sebastian di Negombo dan sebuah gereja di Batticaloa di timur negara itu, menjadi sasaran ledakan.

Foto: The Associated Press

Sedangkan tiga hotel yang menjadi sasaran ledakan adalah Hotel Shangri La, Hotel the Cinnamon Grand serta Kingsbury Hotels di pusat Kota Kolombo.

Dikutip dari The Associated Press, Dua dari enam ledakan itu diduga merupakan bom bunuh diri. Hingga saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Foto: The Associated Press

Seorang juru bicara Rumah Sakit Nasional, Dr. Samindi Samarakoon, mengatakan bahwa mereka menerima 47 korban tewas, termasuk sembilan orang asing, dan merawat lebih dari 200 orang yang terluka.

Setelah ledakan itu, Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe langsung mengadakan pertemuan darurat dengan pejabat militer untuk mengambil langkah-langkah strategis.

“Pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi situasi ini,” kata Wickremesinghe dalam cuitan twitternya. (*)