Sebuah diskusi digelar di Cafe Kopi Politik Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemrakarsanya, Poempida Hidayatulloh, Ketua Umum Organisasi Untuk Kesejahteraan Rakyat atau Orkestra. Tema yang dibedah: “Jokowi Fakta atau Hoax.”

 

Acara ini, bagian dari ruang berpikir sehat dan membaca cerdas kondisi bangsa yang dielaborasi dengan nama Poempida’s Corner. Pada tema yang digagas hari Kamis malam (14/02/2019), selain Poempida Hidayatulloh, hadir Max Hendrian Sahuleka, seorang pakar psikologi.

Dari tema yang disajikan, pembahasan ini fokus pada membangun pikiran: bagaimana melihat kinerja Jokowi secara sehat dan cerdas. Apakah yang dilakukan selama ini adalah fakta, atau hoax.

Dalam perkara hoax, Poempida menegaskan bahwa dalam konteks politik, hoax yang dimaksud ini adalah upaya untuk menciptakan keraguan terhadap sosok Jokowi. “Dibangun keraguan, Jokowi itu di dalam kinerjanya, fakta atau hoax sih sebenarnya?” kata Poempida.

Harus diakui bahwa hoax itu sengaja untuk menciptakan basis keraguan terhadap sosok. Dari berbagai kasus hoax, justru yang paling sering terjadi ada pada sosok Jokowi sebagai calon presiden.

Pertanyaannya, kenapa ini terjadi?

“Karena dalam konteks pertarungan Pilpres 2019, ada beberapa pihak yang mencoba memunculkan informasi ke publik yang sengaja diciptakan untuk menyerang sosok probadi Jokowi,” kata Poempida.

Padahal, siapapun tahu bahwa sosok Jokowi itu baik. “Orangnya sederhana, kinerjanya bagus, keluarganya harmonis,” kata Poempida.

Lantas, bagaimana dengan kondisi kontestasi yang terus mengarah pada peningkatan produktivitas hoaz ini? Menurut Poempida, solusinya adalah masyarakat harus berpikir cerdas dalam menyikapi informasi.

Karena itu, Poempida menegaskan bahwa ke depan, Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra), akan membuat gerakan nasional membaca sehat situasi dan kondisi bangsa.(*)