Panitia Seleksi  Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meloloskan 192 orang dari 376 orang yang mengikuti seleksi tahap I Calon Pimpinan KPK. Seleksi tahap I ini meliputi seleksi administrasi.

Ketua Pansel Calon Pimpinan KPK Yenti Garnasih mengemukakan, peserta yang lolos seleksi tahap I ini berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh laki-laki sebanyak 180 orang dan perempuan sebanyak 12 orang.

Sementara kalau dilihat berdasarkan profesi, jumlah tertinggi berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan 43 orang, Pensiunan, Wiraswasta, Non Government Organization (NGO), dan Pejabat Negara, disusul akademisi/dosen sebanyak 40 orang, dan advokat/konsultan hukum sebanyak 39 orang.

“Berdasarkan asal provinsi didominasi dari Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dengan jumlah 64 orang,” kata Yenti saat menyampaikan pengumuman di Lobi Gedung I, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kamis (11/07/2019).

Beberapa nama terkenal yang lolos seleksi tahap I ada Brigjen Pol. Agung Makbul, Aidir Amin Daud, Alexander Marwata, Anang Iskandar, Basaria Pandjaitan, Giri Suprapdiono, Ike Edwin, Imam Anshori Saleh, Laode Muhammad Syarif, Pahala Nainggolan, Roby Arya Brata, Irjen (Pol) Suedi Husein, Suparman Marzuki, Yosep Adi Prasetyo, Yotje Mende, dan Irjen (Pol) Yovianes Mahar.

Yenti mengatakan, peserta yang lolos tahap I akan melaksanakan uji kompetensi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kemensetneg pada Kamis (18/07/2019), pukul 08.00 – 13.00 WIB. Uji kompetensi ini meliputi Objective Test dan Penulisan Makalah

Sementara itu anggota Pansel Harkristuti Harkriswono menambahkan, uji kompetensi harus dilakukan dengan harapan peserta seleksi Calon Pimpinan KPK periode 2019 – 2023 mengetahui apa saja tugas KPK.

“Melalui uji kompetensi tersebut, kami berharap peserta seleksi dapat mengetahui secara detail mengenai tugas dan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi, dan semua hal yang berkaitan dengan korupsi itu sendiri mulai dari penindakan, pencegahan, sampai dengan supervisi,” pungkas Harkristuti. (*)