Dalam rangka memenuhi target 85% pekerja Papua dan Papua Barat yang bekerja di Kilang LNG Tangguh pada tahun 2029. SKK Migas mengedepankan pengembangan tenaga kerja di Indonesia Timur. Salah satunya adalah dengan pelatihan magang teknisi Kilang LNG Tangguh dari anak-anak asli Papua Barat.

Program tersebut merupakan upaya pemenuhan komitmen analisis dampak lingkungan KKKS BP Indonesia yang harus memenuhi target 85% pekerja Papua dan Papua Barat yang bekerja di Kilang LNG Tangguh pada tahun 2029.

Hal ini sebagaimana disampikan saat upacara peringatan HUT RI ke-74 SKK Migas. “Selaras dengan tema Peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-74 “SDM Unggul, Indonesia Jaya pada tahun 2018, lebih dari 98 persen SDM yang bekerja di hulu migas merupakan tenaga kerja nasional” Sabtu, (17/08/2019).

SKK Migas bersama KKKS juga berpartisipasi melaksanakan upacara 17 Agustus di lapangan-lapangan migas, para pimpinan SKK Migas bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kesempatan tersebut.