Presiden Joko Widodo mengaku kagum dengan sepak terjang anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

Dalam sambutan secara virtual di acara Grand Launching Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) pada Kamis (22/07/2021), Presiden Jokowi menyebut anggota KAHMI banyak bertebaran di mana-mana.

“Menjadi pengusaha sukses banyak, di birokrasi ada, di partai politik banyak, di lembaga negara juga banyak. Dan dipercaya mengisi tugas-tugas strategis, termasuk di Kabinet Indonesia Maju,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengharapkan KAHMI mengembangkan terobosan-terobosan di berbagai bidang, terutama pada pengembangan SDM dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan kewirausahaan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menyambut baik inisiatif KAHMI mendirikan UICI, lembaga pendirikan yang dirancang berbasis digital dengan program studi yang inovatif.

“Ini akan memperkaya inovasi pendidikan tinggi kita, inovasi-inovasi seperti ini yang harus banyak dilakukan agar kita mampu memenangakan inovasi global yang semakin ketat,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi meyakini Indonesia Maju bisa diraih dengan dukungan keislaman untuk keindonesiaan, dengan modernisasi dan moderasi, dan dengan kerja keras penguasaan iptek dan inovasi.

Grand launching UICI tersebut dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Acara tersebut menjadi ajang perkenalan universitas yang berdiri pada 30 Desember 2020 itu kepada publik dengan brand universitas digital.

Peluncuruan ini dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi. Ia didampingi Jusuf Kalla, Dr. Akbar Tandjung, Prof. Mahfud MD, Dr. Ir. Siti Nurbaya, Viva Yoga Mauladi, Prof. Harry Azhar Azis, dan Rektor UICI Prof. Laode Kamaludin. (*)