Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Palembang Darussalam periode 2020-2021 melaksanakan pelantikan di Gedung Aula DPD RI Sumatera Selatan pada Minggu (31/01/2021).

Dalam pelantikan tersebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir memberikan sambutan melalui rekaman video.

Selain Anies, hadir juga Ketua Umum MW KAHMI Sumsel yang juga Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad dan Dewan Pakar MW KAHMI Sumsel sekaligus Rektor Universitas IBA Tarech Rasyid.

Selanjutnya Ketua Umum PB HMI MPO Affandi Ismail dan Ketua Umum HMI Cabang Palembang Darussalam periode 2019-2020 Febri Walanda.

Dalam rekaman video, Anies menyampaikan bahwa HMI harus menyuplai kader bagi kepempimpinan di segala sektor.

“Karena itulah harapannya HMI akan terus mampu berperan. Satu, untuk menyiapkan kader. Dua menjawab problematika zaman,” kata Anies.

Sementara itu Joncik Muhammad menyampaikan HMI adalah wadah kaum intelektual dan sebagai mata air kader yang memberikan manfaat untuk masyarakat.

Joncik menyatakan kader HMI harus menjadi pemimpin untuk mempermudah perjuangan nilai-nilai kebaikan.

Dewan Pakar MW KAHMI Sumsel Tarech Rasyid menyampaikan bahwa kader HMI bukanlah intelektual yang berada di atas angin, yang hanya mencoba melihat dan memberikan rumusan-rumusan dingin.

“Seperti sedang memandang atau memikirkan masyarakat dari dalam gedung dan ruangan ber-AC.

Menurut Tarech, seorang intelektual harus hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan solusi dan melakukan perubahan.

Tarech menyebutnya sebagai intelektual organik, meminjam terminologi dari Antonio Gramsci.

Sedangkan Ketua Umum PB HMI MPO Affandi Ismail mengatakan kader-kader HMI dilahirkan untuk menjadi intelektual profetik dengan kualifikasi Ulil Albab.

“Hal itu sebagai modal dalam  menghadapi tantangan zaman dan dalam rangka melakukan amar ma’ruf  dan nahi munkar,” kata Affandi Ismail.

Febri Walanda, Ketua Umum HMI MPO Cabang Palembang Darussalam demisioner menyatakan sejak pertama kali berdiri pada tahun 1947, HMI tetap komitmen menjadi organisasi mahasiswa yang konsisten dalam membela kebenaran dan melawan kezaliman.

Semangat turut mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di penghujung dekade 1940-an, menjadi penegas bahwa spirit organisasi ini adalah spirit perlawanan terhadap kezaliman.

Oleh karena itulah HMI MPO Cabang Palembang Darussalam hadir di kota Palembang ini untuk meneruskan spirit perlawanan tersebut.

“Kita akan tetap senantiasa berada pada barisan massa rakyat dan kaum-kaum tertindas untuk melawan penindasan yang ada, baik dari penguasa maupun dari sistem yang menindas apapun bentuknya,” tutur Febri.

Ketua Umum HMI Cabang Palembang Darussalam Sandesta mengajak seluruh OKP dan seluruh kader HMI Cabang Palembang Darussalam untuk menjadi mitra kritis pemerintah.

HMI MPO Cabang Palembang Darussalam akan tetap bergerak dan berada dalam barisan kaum mustadh’afin.

“Sebagaimana kata Edwad Said dalam bukunya Representations the of Intelectual, bahwa seorang intelektual tidaklah berada di menara gading. Sebaliknya, mereka terlibat langsung dalam soal-soal kemasyarakatan,” tutup Sandesta.

Kegiatan Pelantikan Pengurus HMI MPO Cabang Palembang Darussalam ini berjalan dengan lancar dan aman.

Tema yang diusung adalah “Peran Kaum Intelektual dalam Melawan Kezaliman di Tengah Globalisasi Zaman”. (*)