Berpenduduk 108 Juta Jiwa, Ethiopia Berpotensi Menjadi Pasar Strategis Produk Indonesia

  • Share
Duta Besar Al Busyra Basnur saat menjamu beberapa pengusaha Ethiopia di Wisma Duta, Addis Ababa, Ethiopia, Rabu (27/03/2019). (Foto: Kementrian Luar Negeri)

Ethiopia dan beberapa negara Afrika Timur berpotensi menjadi pasar bagi produk-produk  asal Indonesia. Di negara ini, produk-produk asal Indonesia sangat digemari dan dianggap punya kualitas lebih baik dibandingkan produk-produk dari negara Asia lainnya.

 

Hal itu dikatakan oleh Dawit Abreham Kidane, pemilik Enzo Plc, sebuah perusahaan impor Ethiopia, dalam jamuan makan siang oleh Duta Besar Al Busyra Basnur di Wisma Duta, Addis Ababa, Ethiopia, Rabu (27/03/2019).

“Saya memperdagangkan produk Indonesia tidak hanya di Ethiopia, juga di banyak negara Afrika bagian timur”, katanya.

Dawit sendiri telah melakukan hubungan dagang dengan Indonesia selama 5 tahun.

Menurutnya, dengan penduduk sebanyak 108 juta, Ethiopia menjadi pasar yang strategis bagi produk-produk Indonesia

Sementara, Bedru Abedia Mohammod, pemilik perusahaan produsen makanan ringan, Chilalo Food, yang juga ikut pada jamuan makan siang itu, mengatakan selama ini banyak mengimpor barang dari Indonesia, diantaranya Food Stuff, Palm Oil dan Shortening.

“Dalam memproduksi makanan ringan, saya membutuhkan sangat banyak palm oil. Bahkan saya pernah mengimpor 40 kontainer palm oil dari Indonesia. Selain itu, saat ini saya sedang mengimpor bahan mentah sabun sebanyak 2 kontainer”, tambahnya.

Tahun 2018 Bedru mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta, sedangkan Dawit mengikuti TEI tahun 2017.

Seorang pengusaha Ethiopia lainnya, Alemeyehu Nigussie, sudah melakukan kerjasama investasi dengan Indonesia selama kurang lebih sepuluh tahun.

Pemilik perusahaan Yes Brands Food and Beverages PLC itu, mengatakan keinginannya untuk mengimpor lebih banyak produk shortening dari Indonesia.

Selain itu, Alemeyehu berkeinginan untuk meningkatkan kerjasama investasi dengan Indonesia, terutama dibidang obat-obatan dan pariwisata.

Alemeyehu juga memiliki hotel Saro Maria di Addis Ababa, dimana orang Indonesia yang berkunjung ke Addis Ababa sering menginap di hotel tersebut.

Tahun lalu, Alemeyehu hadir dalam Indonesia Africa Forum (IAF) yang diselenggarakan di Bali.

Pada jamuan makan siang tersebut, Duta Besar Al Busyra Basnur memaparkan berbagai peluang kerjasama ekonomi dengan Indonesia serta mengajak pengusaha Ethiopia menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan diselenggarakan Oktober 2019. (*)

  • Share