DPD Golkar Papua mengusulkan Kabaintelkam Komjen Paulus Waterpauw agar beliau menjadi Wakil Gubernur Papua sepeninggalan almarhum Klemen Tinal. Golkar mengusulkan enam nama, salah satunya adalah Paulus Waterpauw.

Max Richard Krey usai menyerahkan usulan nama cawagub kepada tim koalisi Lukmen Jilid II di Kota Jayapura, beliau sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Papua, mengatakan kepada para wartawan “jadi, enam nama cawagub yang Golkar usulkan yaitu: Fernando Yansen Tinai, Jhon Tabo, Kenius Kogoya, Oneh Pahabol, Paskalis Kossay dan Komjen Paulus Waterpauw.”

Max mengatakan bahwa enam nama yang diusulkan dari partai yang memiliki lambang pohon beringin ini berasal dari kader partai dan ada non-partai Golkar. Menurutnya, pengusulan enam nama calon wakil gubernur Papua tersebut, merupakan hasil dari DPD tingkat I dan sudah disetujui oleh DPP berdasarkan aspirasi dari masyarakat yang diteken oleh pimpinan partai.

Max Richard Krey mengatakan “nanti kita lihat mekanisme tim koalisi seperti apa dan rencana rapat koalisi untuk mengumumkan nama – nama calon Wagub Papua, namun Golkar sudah umumkan enam nama calon.”

Dikatakan, enam calon wakil gubernur Papua tersebut belum mendapatkan rekomendasi dari DPP Golkar Pusat.

Max Richard Krey juga mengatakan “untuk rekomendasi DPP belum, ini baru rekomendasi DPD I Golkar Papua. Nanti 6 nama itu dikirim ke Jakarta untuk mendapatka rekomendasi DPP ada 2 nama itu yang kita tidak tahu, itu DPP yang putuskan.”

Menurut beliau, Partai Golkar sangat terbuka, tidak hanya kader, tapi juga menerima aspirasi dari masyarakat yang  akan mengakomodir. Max juga  mengatakan “tentunya keputusan ada di koalisi dan keputusan terakhir di tangan Gubernur sesuai aturan Undang – Undang Pilkada.”