Indonesia, kini bisa berubah dari negara impor baterai lithium yang biasa digunakan untuk gadget atau alat elektronik lainnya, menjadi pengekspor. Kawasan Morowali, Sulawesi Tengah, kini menjadi salah satu tempat pengolahan bahan baku bateri lithium.

Hal ini disampaikan oleh Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (14/01/2019) sebagai Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN).

Dalam coffee morning di kantor Kemenko Kemaritiman, Luhut menjelaskan mengenai perkembangan pembangunan bahan baku baterai Lithium di Morowali, Sulawesi Tengah.

Sebagai Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN), Menko Luhut mengungkapkan bahwa upaya Pemerintah untuk optimalisasi potensi nikel dan kobalt sebagai bahan baku baterai lithium di Morowali, Sulawesi Tengah, semakin meningkat.

Sebelumnya, Indonesia mengekspor nikel dan kobalt dalam bentuk mentah keluar negeri. Bamun kini, menurut Menko Luhut, pemerintah ingin meningkatkan nilai keekonomian kedua komponen tersebut dengan memproduksi produk turunannya.

Menurut Menko Luhut, dengan perkembangan ini, juga menjadi salah satu upaya untuk menekan impor baterai lithium.(*)