Densus 88 AT dan Polda Maluku menangkap seorang pria karena meminta uang ke beberapa bank dengan cara menyebarkan teror bom!


Pria yang ditangkap itu bernama Wirasman Rukua. Tersangka diamankan di rumahnya di Desa Nania, Kecamatan Teluk, Ambon Baguala.

Dalam rilis yang disampaikan Polda Maluku doungkapkan, tersangka diketahui telah melakukan teror  dengan cara mengirimkan surat secara resmi ke alamat Bank Maluku dan bank swasta lainnya di Kota Ambon.

Dalam ancaman tersebut, tersangka meminta bantuan sejumlah uang.  Pelaku dalam surat ancaman yang dikirim, menyebut dirinya sebagai  Shalahuddin Alindunisy.

Selanjutnya, pelaku menaruh ancaman di Bank BPDM Cabang Batu Merah pada tanggal 19 Desember 2016, dengan meletakkan benda yang menyerupai Bom dengan tertulis alamat emailshalahuddinaliandunisy@gmail.com.

Email tersebut diketahui sama dengan email yang terdapat pada surat yang dikirimkan ke beberapa bank di Kota Ambon saat itu. 

Mengetahui adanha ancaman tersebut, Densus 88 dan Anggota Polda Maluku melakukan koordinasi, dan berhasil melakukan penangkapan pada tersangka pada hari Minggu (25/12/2016).

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa tersangka pelaku adalah seorang Pegawai Negeri Sipil di Dinas Pertanahan Kabupaten Maluku Tengah. Tersangka menetap di Ambon di Gadihu, Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kecamatan Kota Ambon.   

Dalam penangkapan terhadap tersangka, diamankan pula barang bukti berupa: 1 perangkat elektronik berupa laptop dan printer, 1 buah gergaji besi, sisa semen pembuatan bom, sisa pipa untuk pembuatan bom, sisa kabel  untuk pembuatan bom, surat pengakuan bahwa dirinya telah memasang 15 belas bom yang siap meledak pukul 13.00 wit di Kota Ambon yang dituliskan pada tanggal 17 Desember 2016. 

Selain itu juga terdapat 1 buah buku ekspedisi pengiriman surat ke beberapa bank. (PIDHUMAS POLDAMALUKU)