Polisi Reka Ulang Kasus Guru Bunuh Kekasihnya

  • Share

Tersangka Gorok Leher Korban Pakai Pisau

Kliksaja.co – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang oknum guru berinisial TT (22) terhadap kekasihnya senidiri berinisial YL (18).

Rekontruksi yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota AKP Mohammad Devi Farsawan itu dilaksanakan di lokasi kejadian yakni di sebuah gubuk yang berada di kawasan Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum.

Tersangka TT yang dihadirkan dalam proses tersebut menjalani 22 adegan. Dalam reka ulang itu terungkap tersangka TT melakukan pembunuhan dengan cara menebaskan pisau ke bagian leher YL yang tak lain adalah kekasihnya sendiri. Tindakan sadis itu dilakukan TT secara terencana.

Puluhan warga yang turut menyaksikan rekontruksi tersebut tampak terkejut setelah mengetahui adegan pembunuhan yang dilakukan secara sadis oleh seseorang yang berprofesi sebagai guru. Proses reka ulang ini berlangsung selama lebih dari dua jam.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pengungkapan kasus. Hasil dari rekontruksi tersebut akan digunakan untuk kelengkapan berkas hasil penyidikan,” ujar AKP Mohammad Devi Farsawan.

Kasus pembunuhan yang melibatkan oknum guru ini terjadi pada 27 Oktober 2016 silam sekitar pukul 20.30 WIB. Sejumlah warga Limusnunggal yang tengah berkumpul di sekitar pemukiman, tiba-tiba saja dikejutkan oleh kedatangan YL yang tertatih-tatih dengan tubuh berlumuran darah.

Melihat kondisi tersebut warga langsung melarikan remaja yang masih duduk dibangku SMU tersebut ke IGD RSUD R Syamsudin. Meski sempat menjalani perawatan, namun nyawa YL tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu aparat kepolisian yang mengetahui kejadian ini langsung melakukan penyelidikan. Hanya dalam tempo waktu lima jam, tersangka TT berhasil ditangkap di sebuah kamar kost yang berada di Desa Selaawi, Kecamatan Cisaat.

Hasil pemeriksaan terungkap tersangka TT terpaksa menghabisi nyawa YL karena hamil akibat perbuatannya. Diketahui pula saat dibunuh kandungan YL telah beusia empat bulan. (***)

  • Share