Rizky Amelia (RA) menandatangani surat pernyataan pengakuan dan permintaan maaf kepada Syafri Adnan Baharuddin selaku pihak yang selama ini dituduh melakukan pelecehan seksual dan pemerkosaan pada dirinya. Surat pernyataan tersebut di tandatangani di atas materai oleh Rizky Amelia tertanggal (26/11/2019) lalu di Mabes Polri. 

Surat pernyataan tersebut dibacakan langsung oleh Syafri Adnan Baharuddin dengan didampingi pegacaranya di cafe Hotel Ibis Jl. Wahid Hasyim Jakarta Pusat Minggu (08/11/2019)

“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak Syafri Adnan Baharuddin atas tuduhan yang tidak benar tersebut,” ujar Syafri saat membacakan surat pernyataan yang ditulis Rizky Amelia di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Minggu (8/12/2019).

Berdasarkan copy surat pernyataan yang dibagikan kepada pers, Rizky Amelia menandatangani surat pernyataan berisikan 4 (empat) poin, pertama, Rizki Melia mengakui bahwa tuduhan pemerkosaan dan atau pelecehan seksual kepada Syafri adalah tidak benar. Kedua, Amel juga meminta maaf kepada Syafri dan keluarganya atas tuduhan tersebut. Ketiga, Amel mengakui bahwa adanya pihak-pihak yang memanfaatkan dan memprovokasi kasus tersebut. Keempat, Amel menandatangani surat pernyataan dengan sadar dan tanpa paksaan, ancaman dan tekanan dari pihak manapun.

Syafri membacakan langsung surat penryataan tersebut dihadapan pers, Syafri mempertegas bahwa surat penyataan ini mempertegas bahwa tuduhan kepada dirinya selama ini tidak benar dan merupakan sebuah kebohongan.

Mennaggapi permintaan maaf Amel, Syafri mengatakan bahwa dirinya memaafkan kepada Amel atas semua perbuatannya. Namun, jika ada pihak-pihak yang mencoba melawan terhadap hasil produk hukum atas kasus ini Syafri tidak segan-segan untuk membawa ke jalur hukum.

“Agama saya mengajarkan dimana saya dilarang mendzolimi orang, yang bersangkutan sudah sudah meminta maaf dan juga menyatakan permintaan maaf, bagi saya ini semua sudah cukup”. Kata Syafri saat ditanya wartawan alasan memaafkan Amel.

Sementara itu Memet, selaku pengacara Syafri menegaskan bahwa “Syafri selaku klien kami tidak pernah terbukti melakukan hal-hal yang dituduhkan selama ini, dan tentunya kami berharap nama baik klain kami, kehormatannya dan keluarganya dapat dipulihkan kembali”.  Ujar Memet dalam keterangan Persnya.