Deputi IV Kementrian Koordinator (Kemenko) Maritim Safri Burhanuddin mengatakan Indonesia membutuhkan refrensi yang kuat tentang sejarah peradaban maritim Nusantara.

Hal ini disampaikan dalam sambutan pembukaan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Narasi Penyebaran Peradaban Nusantara di Jakarta, Kamis (14/03/2019)

Menurut Safri, refrensi itu dibutuhkan untuk membuktikan kejayaan maritim Nusantara di masa lampau. Harus ada bukti-bukti empiris yang didasarkan pada kajian-kajian ilmiah

“Saya berharap dengan berkumpulnya para pakar ini dapat memperkuat data bahwa bangsa Indonesia dulu adalah bangsa maritim yang kuat,” kata Safri.

Untuk memperkuat refrensi itu, sebulan yang lalu Kemenko Maritim mengadakan kompetisi karya ilmiah untuk membuktikan persebaran Nusantara melalui pelayaran pada masa silam.

Makalah-makalah peserta kemudian dipresentasikan dalam FGD.

“Penelitian peserta kompetisi karya ilmiah itu diharapkan bisa menjadi refrensi budaya maritim Indonesia,” tambah Safri. (*)