Kemenperin, Airlangga Hartato, menyambut baik seiring investasi di sektor industri manufaktur terus tumbuh
signifikan. Pada tahun 2014, penanaman modal masuk sebesar Rp195,74 triliun, kemudian naik mencapai Rp. 222,3 triliun di 2018

Peningkatan investasi ini mendongkrak penyerapan tenaga kerja hingga 18,25 juta orang di 2018, yang
berkontribusi sebesar 14,72% terhadap total tenaga kerja nasional

Kemenperin menargetkan, tahun 2019 pertumbuhan industri manufaktur mencapai 5,4%. Subsektor yg
diperkirakan tumbuh tinggi, a.l industri mamin, permesinan, tekstil dan pakaian jadi, industri kulit, barang dari kulit, & alas kaki, serta barang logam, komputer & barang elektronika

Kemenperin terus berupaya mendorong realisiasi dari komitmen para investor sektor industri yang telah
menyatakan minatnya utk menanamkan modal di Indonesia. Hal ini karena berdampak luas terhadap peningkatan pada penerimaan devisa, kapasitas produksi, dan penyerapan tenaga kerja.

Menperin Airlangga hartato menyatakan : “pemerintah bertekad semakin menjaga iklim investasi yang kondusif
serta memberikan kemudahan izin usaha. Selain itu juga telah memfasilitasi melalui pemberian insentif fiskal
maupun nonfiskal,” sebagiaman dirilis dalam situs resmi Kemenperin pada Jumat (24/05/2019).

Industri manufaktur merupakan salah satu sektor yang menyumbang cukup signfikan bagi total investasi di
Indonesia. Pada triwulan I tahun 2019, industri pengolahan nonmigas berkontribusi sebesar 18,5% atau Rp16,1
triliun terhadap realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN)

Adapun tiga sektor yang menunjang paling besar pada total PMDN tersebut di tiga bulan awal tahun ini, yakni
industri makanan yang menggelontorkan dana mencapai Rp7,1 triliun, disusul industri logam dasar Rp2,6 triliun dan industri pengolahan tembakau Rp1,2 triliun

Selanjutnya, industri manufaktur juga menyetor hingga 26% atau USD1,9 miliar terhadap realisasi penanaman
modal asing (PMA)

Tiga sektor yang menopangnya, yaitu industri logam dasar sebesar USD593 juta, diikuti industri makanan USD376
juta serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD217 juta

Menperin optimistis, dengan terciptanya kondisi ekonomi, politik, dan keamanan yang tetap stabil dan terkendali,
akan mendukung berjalannya aktivitas usaha atau perindustrian semakin agresif

Iklim usaha yang kondusif menjadi sangat penting untuk menjaga kepercayaan para investor di Tanah Air.
Indonesia dinilai sebagai negara yang damai, karena telah menyelenggarakan pemilu terbesar di seluruh dunia
selama satu hari.