Pemerintah Kota Depok terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan umat muslim di Depok dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusyu’ dan nyaman selama bulan Ramadhan 1440 Hijriah.

Salah satu langkahnya adalah memastikan kebutuhan masyarakat di Depok terpenuhi dan tidak menimbulkan gejolak.

Dalam rilis yang diterima redaksi pada Sabtu (11/05/2019), Walikota Depok Mohammad Idris meminta kepada dinas terkait untuk mengintensifkan pemantauan pergerakan harga kebutuhan bahan pokok. Terutama beras, bawang merah, cabe, telur ayam, daging ayam, daging sapi, dan minyak goreng.

Selain itu, Walikota meminta agar ketersediaan bahan dan pasokan bahan kebutuhan pokok yang ada di gudang, pasar tradisional maupun pasar ritel modern terjaga.

Agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat, Mohammad Idris meminta kepada para pedagang tidak menaikkan harga secara berlebihan dan melakukan penimbunan bahan, terutama bahan kebutuhan pokok. Untuk itu, ia meminta dinas terkait untuk secara intens memantau kondisi ini.

Selain memantau kebutuhan bahan pokok, Walikota Depok Mohammad Idris telah mengkoordinasikan pemantauan penetapan dan kepatuhan pelaku usaha jasa transportasi, terutama terkait kebijakan pengaturan tarif angkutan dalam rangka Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Tahun 2019.

Walikota Depok dalam rilisnya juga melakukan langkah-langah edukatif terhadap masyarakat. Ia menghimbau para stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sederhana, tidak berperilaku konsumtif dan tidak berbelanja secara berlebihan.

Untuk mendukung langkah itu, Pemerintah Kota Depok akan memaksimalkan pelaksanakan desiminasi informasi kepada masyarakat, baik melalui spanduk/banner, running text dan atau melibatkan forum ulama.

Tujuan dari kegiatan itu adalah untuk mengendalikan ekspektasi masyarakat dengan memberikan persepsi positif mengenai kondisi pasokan dan kelancaran distribusi.

Selain itu, juga mendorong kesadaran masyarakat agar melakukan konsumsi secara wajar dan bijak dalam berbelanja. (Kontributor: Andre. S)