Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (02/05/2019).

Pertemuan kedua tokoh tersebut dilakukan secara tertutup.

Kepada wartawan, seusai pertemuan, AHY mengatakan pertemuan itu adalah bentuk silaturrahmi setelah lama tidak bertemu.

“Tadi juga terjadi suasana yang baik, bersilaturahim kembali setelah kesibukan beliau dan kami juga di lapangan selama 8 bulan terkahir ini,” kata AHY.

Menurut AHY, silaturrahmi ini seharusnya dijalankan setiap saat. Tidak harus selalu berbicara politik secara pragmatis, karena ada hal-hal besar lain yang bisa diperbincangkan.

AHY tidak menampik kalau dalam pertemuan itu ada perbincangan tentang politik, terutama terkait dengan kondisi pasca pemilu 2019.

“Memang tadi sempat dibahas. Bahwa kita berharap paska 17 April 2019, hari pencoblosan yang sudah kita lalui bersama, mudah-mudahan kita semuanya bisa tenang, sabar, melihat situasi perkembangan. Sekaligus juga mari sama-sama kita menjadi masyarakat yang dewasa dalam hal demokrasi yang sehat,” ucap AHY.

Terkait dengan perbedaan pandangan soal politik, AHY mengatakan itu adalah hal yang biasa.

“Tentu tidak mungkin dihilangkan sama sekali, namanya politik, namanya pemilu pasti akan terus ada perbedaan pendapat, perbedaan persepsi dan lain sebagainya,” kata AHY. (*)