Kecam Penahanan Dua Kader HMI MPO Cabang Serang, Affandi Ismail: Rezim Ini Makin Otoriter

  • Share

Ketua Umum PB HMI MPO Affandi Ismail mengecam penahanan Ketua Umum HMI MPO Cabang Serang dan Ketua Umum HMI MPO Komisariat Universitas Banten Jaya oleh Polda Banten pada Senin (20/09/2021).

Melalui keterangan tertulis pada Selasa (21/09/2021), Affandi menyayangkan tindakan penahanan tanpa menyertakan surat perintah (SP) penahanan.

“Sebagai Ketua Umum PB HMI saya mengutuk keras tindakan pihak aparat kepolisian yang telah melakukan penangkapan terhadap dua Kader HMI MPO Cabang Serang,” ujarnya, Selasa (21/09/2021) malam.

Menurutnya, penangkapan dan penahanan yang dilakukan oleh aparat kepolisian menjadi bukti nyata bahwa rezim ini semakin represif.

“Sangat disayangkan mengapa mahasiswa hendak menyampaikan aspirasinya lalu ditahan, padahal kebebasan berpendapat di muka umum jelas dilindungi oleh undang-undang, apalagi di dalam negara yang menganut sistem demokrasi seperti Indonesia,” tuturnya.

Affandi menerangkan, bahwa peristiwa penangkapan yang dialami oleh Ketua Umum HMI MPO Cabang Serang dan Ketua Umum HMI MPO Komisariat Unbaja ini merupakan bentuk kegagalan berdemokrasi.

“Penangkapan adalah salah satu bukti kegagalan demokrasi dan reformasi Indonesia yang sudah lebih kurang 23 tahun berlalu,” terangnya.

Menurut informasi yang diterima redaksi kliksaja.co, kedua kader HMI MPO itu telah dibebaskan pada Selasa (21/09/2021).

Meskipun dua kader tersebut sudah dibebaskan, menurut Affandi, tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian itu melukai rasa kebebasan berpendapat bagi masyarakat Indonesia, khususnya seluruh kader HMI di manapun berada.

“Penangkapan semacam ini bukan baru kali ini saja, tetapi sudah terjadi di beberapa tempat yang lainnya, di mana mahasiswa dan rakyat dibatasi hak demokrasinya ketika ingin memberikan kritik kepada penguasa,” ujarnya.

Affandi selaku Ketua Umum PB HMI MPO mengatakan rezim ini semakin terlihat otoriter.

“Dengan tegas saya mengatakan, bahwa rezim ini sudah semakin menampakkan wajah otoriternya,” tandasnya.

  • Share