Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama menginisiasi kerjasama dengan PT. Astra Tbk. dalam memajukan bangsa. Kedua pihak sepakat untuk bersinergi dalam program “Desa Sejahtera Astra-Kemenag”.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim GP, mengatakan, program ini menilai sinergi ini strategis bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam rangka memperkuat implementasi Pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu tridharma perguruan tinggi. Selain itu, program ini juga akan meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian.

“Pengabdian kepada masyarakat akan mendorong PTKI lebih dekat dengan masyarakat sekitarnya. Masyarakat juga akan merasa dekat dengan perguruan tinggi karena menjadi bagian dari solusi dalam memecahkan persoalan sosial ekonomi masyarakat dampingan,” jelas Arskal di Jakarta, Jumat (06/03).

Menurutnya, kerja sama Kemenag dengan Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan sekaliber PT. Astra Tbk. diharapkan dapat melahirkan program strategis yang bisa menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sebab, program “Desa Sejahtera Astra-Kemenag” akan mempertemukan PTKI yang mempunyai Sumber Daya Manusia (dosen dan mahasiswa) dengan desa dampingan yang menjadi sasaran KKN. Desa ini akan dikembangkan potensi ekonominya. PT. Astara Tbk. akan mengucurkan dana bantuan dan pemanfaatannya dalam beragam program didampingi PTKI secara simultan.

“Kolaborasi antara PT. Astra dan Direktorat PTKI Kementerian Agama merupakan terobosan pengabdian kepada masyarakat yang akan menggenjot peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan,” tuturnya.

Kasubdit Peneltian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Suwendi, menjelaskan bahwa kerjasama antara Diktis Kemenag dengan PT. AstraTbk. ini kali pertama dilakukan. Kedua pihak bersepakat untuk melakukan pendampingan di 400 desa binaan. Sehingga, membutuhkan semangat, tenaga, dan pikiran untuk mengawal implementasi program “Desa Sejahtera Astra-Kemenag”.

“Selain bantuan sarana dan prasarana, dan fasilitas modal pemasaran, program ini diawali dengan pelatihan dan pendampingan untuk penguatan kelembagaan,” ucapnya.

“Program ini memadukan atara kerja-kerja akademik dan lapangan,” lanjutnya.

Kasi Pengabdian Kepada Masyarakat Diktis Abd Basir menambahkan, pihaknya sudah meminta PTKI untuk mengajukan proposal Program Desa Sejahtera Astra-Kemenag. Nantinya proposal yang masuk akan diseleksi berdasarkan persyaratan dan kriteria yang sudah ditetapkan. “Pengajuan proposoal untuk mengikuti program dibuka 4 sampai 16 Maret 2020. PTKI agar segera mempersiapkan diri untuk mengikuti program ini,” tandasnya