Direktur KSKK Madrasah, A.Umar mengaku sangat bangga dan memberikan apresiasi atas kesuksesan pelaksanaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kab/Kota yang tahun ini diikuti lebih dari 146.000 siswa. Nantinya pada ajang KSM Tingkat Provinsi, akan diikuti 3 siswa terbaik dari masing-masing bidang studi di kab/kota.

Perhelatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi, akan diikuti 12.600 siswa madrasah yang akan dilaksanakan pada 15 Agustus 2019 di masing-masing Provinsi.

KSM-CBT 2019 ini merupakan kompetisi rutin bagi siswa madrasah dalam unjuk kemampuan pada 11 bidang studi.

Kompetisi yang sudah memasuki tahun ke-sembilan ini, mengusung tema Integrasi Sains dan Islam Menuju Madrasah Hebat Bermartabat, diikuti dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Sekolah umum seperti SD,SMP dan SMA juga ikut berpartisipasi.

Metode alat uji yang digunakan adalah Computer Based Test (CBT). Kompetisi berbasis CBT ini menginjak tahun ke-2, diawali tahun 2018 silam. Integritas dan akuntabilitas Kompetisi berbasis komputer ini, perlu dukungan tim proktor yang handal dan berintegritas.

Direktorat KSKK Madrasah melalui Subdit Kesiswaan saat ini telah memberikan Bimtek dan melatih tim Proktor CBT-KSM untuk persiapan pelaksanaan KSM Tingkat Provinsi.

“Keberhasilan sebuah even, terlebih ini adalah kompetisi yang mengedepankan integritas, kompetensi dan profesionalime, tentu dibutuhkan kerjasama, dan sinergi masing-masing stakeholder, papar Setditjen Pendidikan Islam Dr.Imam Syafe’i dalam arahan dan pembekalan para proktor CBT-KSM Provinsi, di Bogor.

Kasubdit Kesiswaan KSKK Madrasah, Nanik Puji Hastuti lebih lanjut menandaskan bahwa Bimtek Proktor KSM-CBT, salah satu ujung tombak kesuksesan KSM. Tidak hanya keahlian,namun juga Integritas dan menjaga akuntabilitas pelaksanaan kompetisi. Proktor dari propinsi juga memiliki pengalaman dalam mensukseskan UNBK Madrasah.