Komunitas Yakusa Berikan Beasiswa Rp400 Juta untuk 20 Mahasiswa UICI

  • Share

Para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tergabung dalam komunitas Yakin Usaha Sampai (Yakusa) memberikan beasiswa senilai Rp400 juta kepada 20 mahasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Pemberian beasiswa itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara komunitas Yakusa dengan UICI di Jalan H.R. Rasuna Said Jakarta Selatan, Selasa (05/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, komunitas Yakusa diwakili oleh Anggota KPU Viryan Aziz dan pihak UICI diwakili oleh Wakil Rektor UICI Bidang Administrasi Digital, Keuangan, dan Sumber Daya Insani Lely Pelitasari Soebekty.

Penandatanganan kerja sama itu disaksikan langsung oleh Rektor UICI, Prof. Laode Masihu Kamaludin dan Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Pengembangan, serta Digital Advancement Prof. Jaswar Koto.

Seusai acara, Viryan mengatakan beasiswa dari komunitas Yakusa itu akan diberikan penuh hingga mahasiswa itu lulus kuliah.

Hal tersebut, lanjut Viryan, adalah bagian dari komitmen komunitas Yakusa dan UICI menjemput masa depan generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Kita menjemput masa depan, menyiapkan generasi muda Indonesia yang bisa beradaptasi dan memimpin perubahan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga tingkat global,” Viryan.

Viryan mengungkapkan untuk memimpin perubahan skala global itu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam bidang digital.

“SDM digital menjadi kata kunci untuk bisa memimpin perubahan digital, baik tingkat nasional maupun tingkat global,” imbuh Viryan.

Lebih lanjut, Viryan berharap UICI dapat melahirkan SDM digital tersebut, tidak hanya untuk satu atau dua tahun, tetapi untuk jangka waktu yang lebih panjang. Untuk itu, Viryan meminta agar UICI tidak terlena dengan pola hidup masa lalu.

“Salah satu caranya mengubah pola masa lalu dengan menyiapkan SDM yang bisa menjemput masa depan, bukan hanya untuk satu, dua tahun, tetapi SDM yang diproyeksikan sudah bisa beradaptasi ketika mereka nanti menjadi pemimpin-pemimpin bangsa 15 sampai 20 tahun ke depan,” tutup Viryan.

Perlu diketahui, sehari sebelumnya UICI juga dikunjungi oleh Komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI), Arief Rosyid Hasan.

Pada kesempatan itu, ia menyatakan komitmen turut serta dalam membangun UICI. Ia menyampaikan gagasan bahwa komunitas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mencontoh kekuatan civil society di Amerika Serikat.

Ia juga menjelaskan tentang potensi kolaboratif yang bisa dijajaki, baik melalui wakaf produktif di BSI juga di Dewan Masjid Indonesia. (*)

  • Share