Warga yang menjadi korban tsunami Palu, yang tergabung dalam Forum Debitur Pasigala Palu menuntut agar memutihkan utang mereka pada pemerintah. Terutama yang melakukan pinjaman KUR dengan nilai Rp 10.000.000 sampai Rp 250.000.000.

Tuntutan ini disampaikan pada pertemuan korban tsunami Palu, yang digelar di rumah Karman Karim, di Tavanjuka as, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Jumat (04/01/2019). Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Forum Debitur Pasigala, Andono, didampingi Sekreris forum, Irfan dan Presidum Forum Karman Karim.

Rapat internal ini digelar untuk membahas keberlanjutan perjuangan mereka memutihkan utang para korban bencana tsunami Palu. Rapat Forum Debitur Pasigala dihadiri masyarakat Palu yang menjadi korban tsunami, yang saat ini menanggung utang di bank.

Andono, ketua Forum Debitur Pasigala menuturkan bahwa utang debitur korban Pasigala terutama yang berdampak langsung itu harus diputihkan oleh pemerintah. Utamanya, masyarakat yang melakukan pinjaman KUR dengan kategori memiliki utang berjumlah Rp. 10.000.000 sampai Rp.250.000.000.

Tuntutan pemutihan utang masyarakat ini karena kondisi korban bencana, yang faktanya memang sudah tidak mungkin lagi sanggup membayar utang-utang mereka karena bencana tsunami Palu. Selain itu juga karena merujuk pengalaman penanganan bencana di Jogjakarta 2006 silam dimana korban diputihkan utangnya.

“Kami ingin semua utang debitur korban bencana Pasigala dihapuskan. Karena, melihat contoh dori peristiwa bencana Jogjakarta tahun 2006, pada waktu itu kredit debitur korban gempa di Jogja dihapuskan,” terang Andono, selaku ketua forum.

Sebelumnya, forum debitur Pasigala telah melakukan perjuangan panjang selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Namun perjuangnnya tidak kunjung mendapatkan respon, mulai dari Bupati, Gubernur, DPRD Kota, DPRD Provinsi, hingga ke Jakarta dengan DPR RI, bahkan hingga mengadu ke OJK.

“Kami forum debitur Pasigala sudah melakukan beberapa upaya, pertama, uapay bersurat ke Gubernur Sulteng, dan Alhamdulilah Pak Gubernur menindaklanjuti dengan sudah menyurati langsung Presiden Jokowi. Kedua, forum juga sudah mensurati semua SKPD Bupati dan Walikota, dan Alhamdulilah perjuangan forum, mereka tindaklanjuti dengan mengadakan rapat di DPRD kota dan provinsi. Dan, mereka sudah melanjutkan ke Jakarta. Ketiga, ketua forum sudah mendaptkan telepon langsung dari jubir Wapres, Pak Husen Abdullah, dimana perwakilan forum akan diundang ke Jakarta pada minggu kedua bulan januari 2019,” Demikian disampaikan oleh Andono kepada Kliksaja.co perwakilan Sulteng.

Forum debitur pasigala berharap ada respon baik dari pemerintah. Sehingga mereka dapat membantu para korban tsunami, mengurangi beban yang ditanggung, khususnya beban hutang di bank. Sebab, para korban telah kehilangan keluarga, kehilangan harta benda, dan banyak kebutuhan untuk pemulihan pasca bencana gempa Palu.(*)