Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumatera Selatan, Abdul Azis, menyatakan siap memimpin organisasi itu di wilayahnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Frans Agung Mula Putra, anggota DPR Ri dari Lampung.


Abdul Azis, Senator asal Sumsel yang lahir di Lahat, 12 Oktober 1972 ini  kembali menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode tahun 2014-2019 melalui pergantian antar waktu (PAW).

Abdul Azis menggantikan anggota DPD Aidil Fitrisyah yang meninggal dunia pada tanggal 9 November 2014.

Abdul Aziz ditetapkan sebagai anggota DPD RI PAW berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI No. 140/P/2014 tanggal 4 Desember 2014. 

Pelantikannya langsung dilakukan Ketua DPD Irman Gusman,  Desember 2016 di gedung DPD.

Frans Agung Mula Putra terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mewakili Dapil Lampung I.

Frans adalah putra dari mantan Bupati Tulang Bawang Abdurrachman ‘Mance’ Sarbini dan adik dari Bupati Pesawaran, Arisandi Darma Putra.

Di 2014-2019, Frans bertugas di Komisi II yang membidangi pemerintahan dalam negeri & otonomi daerah, aparatur negara, reformasi birokrasi dan kepemiluan. 

Pada bulan September 2016, ia dimutasi ke Komisi IX DPR-RI. 

Frans adalah mantan PNS di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (2005-2009) dengan jabatan terakhir di Biro Hubungan Masyarakat. 

Ketua Umum Lasmura, Muhammad Guntur, optimis bahwa dengan dipimpinnya Lasmura Provinsi Lampung oleh Frans Agung Mula Putra (DPR-RI) dan Lasmura Provinsi Sumsel oleh Abdul Azis (DPD – RI), akan dapat lebih banyak lagi mencetak pemimpin masa depan Indonesa.

Apalagi, di tingkat Dewan Pimpinan Pusat Laskar Muda Hanura, juga dipimpin oleh para politisi dan tokoh muda yang masih enerjik.

Ada Dr. Muhammad Guntur selaku Ketua Umum, Dr. Erislan selaku Sekretaris Jendral dan Adi Rahmanto, selaku Bendahara Umum.

DPP Lasmura sendiri telah mengeluarkan surat mandat kepada kepada Frans untuk membentuk kepengurusan Lasmura di prov Lampung berikut pengurus kab/kota.

“Semoga pergerakan laskar muda hanura yang Progresif, Revolusioner dan Visioner, dan organisasi ini akan menjadi alat kolektif untuk membalaskan dendam atas kemiskinan rakyat. Bukan alat kolektif bagi syahwat kekuasaan belaka,” tegas Dr Erislan, Sekjen Lasmura.

Ditegaskan oleh Dr Erislan, bergabungnya para tokoh ini akan menciptakan sejarah bagi partai, dimana para anggota Laskar Muda Hanura, bukan saja akan duduk di legislatif.

“Tapi, kami juga akan menanamkan kader terbaik Laskar di eksekutif dk seluruh Indonesia. Kita akan menjadi organisasi sayap pertama di Hanura yg akan mempunyai kader terbaik di DPR RI, DPRD tingkat I dan II, serta 2, sebagai gubernur/wagub, Walikota, atau Bupati di seluruh Indonesia.” (azis)