Ledakan Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Masuk Kategori High Explosive

  • Share
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam. Foto: Antara

Ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar memiliki daya ledak yang tinggi atau high explosive.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam mengatakan perakit bom ini adalah orang sangat paham dalam kerja-kerja peledakan.

“Berdasarkan analisa tim, itu masuk dalam kategori high explosive. Yang merakit ini sangat paham dalam hal kerja-kerja peledakan,” ujar Merdisyam.

Merdimsyah menyatakan saat ini tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Cabang Makassar, Tim Inafis, Densus 88 Antiteror dan Gegana Brimob Polda Sulsel masih menyelidik kasus bom bunuh diri tersebut.

Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, lanjutnya, juga masih mendalami kelompok teroris mana yang terlibat dalam kasus tersebut.

Teman-teman di lapangan juga masih selidiki jaringan apa yang terlibat dalam bom bunuh diri itu,” kata Merdisyam.

Seperti diketahui telah terjadi ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada pukul Minggu (28/03/2021) pukul 10.40 WITA.

Ledakan tersebut mengakibatkan 14 korban luka-luka dan satu orang tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri. (*)

  • Share