Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya didampingi Kepala Perum Perhutani Divisi Regional (Divre) Jawa Timur (Jatim), Oman Suherman menghadiri Gerakan Nasional Pemulihan Das (Daerah Aliran Sungai) 2019 yang berlangsung di Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Batu-Kota Madya Batu Jatim Kamis (5/12/2019).

Event bertema “Pulihkan Lahan, Membangun Masa Depan”tersebut digelar dalam rangka mendorong semangat masyarakat untuk peduli dan cinta terhadap lingkungan yang sehat jauh dari ancaman kerusakan.

Siti Nurbaya Bakar dalam kesempatan ini mengatakan, bahwa sumber daya hutan itu harus dikelola dan diberikan akses keberpihakan kepada masyarakat.

Lanjutnya, Bapak Presiden sangat memperhatikan, kalau dulu hutan kita aksesnya diberikan kepada corporate maka dalam 5 tahun terakhir, terus akan kita lakukan upaya penataan, bahwa sumber daya hutan itu juga bisa diakses khususnya bagi masyarakat tani, katanya.

Sejalan dengan program Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Gubernur Jatim, Kofifah Indar Parawansa mengatakan, “saat ini telah dilakukan upaya pemulihan lingkungan di sepanjang sungai Brantas yang mengaliri wilayah sejauh 340 kilometer di 17 wilayah Kabupaten/kota.

Saat ini ada 8 perguruan tinggi yang bergabung, akan melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) secara beruntun untuk menyiapkan format, bahasa mereka Brantas Tuntas kalau kemudian ini beriringan dengan program Kementrian LHK, rasanya sungai Berantas akan benar-benar menjadi sungai yang bersih indah dan sehat, ini adalah PR kita bersama, ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penanaman bibit pohon kacang makadamia (Macadamia Antegrofolia) oleh Gubernur Jatim dan Menteri LHK