Upacara pembukaan olimpiade Tokyo akan digelar di stadion nasional pada jumat (23/7) mendatang. Namun upacara olimpiade kali ini justru akan berbeda dengan upacara olimpiade tahun sebelumnya. pada acara pembukaan nanti dipastikan tidak akan menampilkan pertunjukan seni, koreografi massal, atau permainan cahaya lampu dan kemegahan.

Marco Balich selaku Produser Eksekutif Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo tersebut mengungkapkan bahwa opening ceremony kali ini akan berlangsung menyeramkan.” Tim kami di Jepang harus berpikir keras bagaimana mempromosikan keindahan Negara mereka dan menggabungkan antara ketakutan dan kekhawatiran yang terkait dengan Olimpiade dan infeksi dan penyakit, “ kata Balich dikutip dari Reuters.

Perlu diketahui bahwa penyelenggaraan pesta olahraga internasional terbesar tahun inijuga masih mengkhawatirkan dan mendapat pertentangan karena akan menjadi klaster baru dalam penyebaran covid-19. Sejauh ini telah ditemukan 71 kasus positif covid-19 yang ditemukan di Olimpiade Tokyo hingga Selasa (20/7).

Meski demikian Balich mengatakan bahwa ia berjanji akan memberikan yang terbaik pada pembukaan Olimpiade kali ini agar selalu terkenang dan tidak mudah dilupakan. “ kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat sesuatu yang unik dan mudah – mudahan menjadi satu – satunya (dalam sejarah) di Olimpiade, “ ujar Balich. (*)