Teluk Pelabuhanratu Dijadikan Akses Kejahatan Internasional (Bagian I)

  • Share
Polres Sukabumi mendata tahun 2013 terdapat 350 imigran ditangkap di pesisir Pelabuhanratu.

Diantara Keindahan Alam dan Aksi Kejahatan

Kliksaja.co – Teluk Pelabuhanratu berlokasi di Selatan Jawa Barat, tepatnya berada di wilayah Kabupaten Sukabumi. Lebih dari 50 tahun lamanya, perairan tersebut menjadi sumber kekayaan bagi pemerintah daerah setempat.

Keindahan panoramanya menjadikan Teluk Pelabuhanratu sebagai obyek wisata andalan yang selalu dipenuhi pengunjung dari luar daerah maupun mancanegara. Tercatat, hampir setiap tahunnya lokasi ini mampu menyumbangkan pendapatan daerah hingga rata-rata diatas Rp1 Miliar.

Di sektor lain, perairan Pelabuhanratu memiliki kekayaan alam bawah laut dengan berbagai spesies ikan. Setiap bulannya jumlah produksi ikan hasil tangkapan para nelayan mampu di atas 100 Ton atau ditaksir senilai lebih dari Rp1 Miliar.

Namun sayang, sejak lima tahun terakhir ini Teluk Pelabuhanratu kerap menjadi lokasi kejadian tindak kejahatan internasional. Letaknya di pesisir Samudera Hindia menjadikan kawasan pantai tersebut sebagai akses tindak penyelundupan. Seperti narkoba, senjata hingga penyelundupan manusia (Smuggling People).

Dari ketiga kasus itu penyelundupan manusia merupakan kasus yang paling dominan. Utamanya adalah imigran gelap yang berasal darinegera-negara konflik di Timur Tengah seperti Afganistan, Irak, Suriah dan Iran, termasuk negara yang tengah berkonflik yakni Myanmar.

Kepala Kantor Imigrasi Sukabumi, Filianto Akbar mengungkapkan Palabuhanratu menjadi tempat favorit berlabuhnya para imigran gerap. Letaknya strategisuntuk para imigran menuju kepulauan Christmas Australia. “Diperlukana peran serta semua pihak, bukan hanya aparat hukum saja tetapi peran masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan pantai sangat dibutuhkan untuk meminimalisir kasus imigran,” ungkapnya. (Bersambung)

  • Share