Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) resmi memulai renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Renovasi ini mendapat anggara sebesar Rp465 miliar dan ditargetkan selesai pada Maret 2020.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa ide renovasi masjid berasal dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai mendampungi  Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi berkunjung ke Masjid Istiqlal, beberapa waktu lalu.

“Saat Presiden Joko Widodo mengantar Perdana Menteri India Narendra Modi ke Masjid Istiqlal tahun lalu, beliau kaget, ternyata Masjid Istiqlal sangat perlu direnovasi,” kata Basuki Hadimuljono usai Penandatanganan Kontrak Paket Pekerjaan Renovasi Masjid Istiqlal antara Kementerian PUPR dan Waskita, di Jakarta, Kamis (16/05/2019).

Pengerjaan renovasi Masjid Istiqlal ini, menurut Menteri PUPR, akan memakan waktu 10 bulan sejak saat ini. Diharapkan dapat selesai pada Maret 2020.

“Presiden ingin Masjid Istiqlal menjadi masjid kebanggaan negara,” ujarnya.

Menteri PUPR menjelaskan, renovasi Masjid Istiqlal dibutuhkan, mengingat usia masjid yang mencapai 41 tahun dan belum pernah direnovasi.

Sementara itu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjamin renovasi masjid yang dilakukan tidak akan mengganggu fungsi utama masjid sebagai tempat ibadah, meskipun beberapa bagian masjid tidak dapat digunakan selama renovasi.

“Prinsipnya, fungsi masjid sebagai tempat shalat itu tetap terjaga dengan baik,” ujar Lukman. (*)