Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Imam Safei mengatakan serapan anggaran Ditjen Pendis tahun 2019 mencapai 96,56 persen. Menurut Safei, serapan tersebut merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Data Ditjen Pendidikan Islam mencatat, secara berturut-turut serapan anggaran dalam lima tahun terakhir adalah 91,56 persen (2015), 94,97 persen (2016), 95,37 persen (2017), 92,74 persen (2018), dan 96,56 persen (2019).

“Alhamdulillah kita dapat melalui tahun 2019 dengan sangat baik berkat kerja keras dan kerja tim yang solid, speed, dan smart,” kata Imam dalam Rapat Pimpinan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (20/01/2020).

Imam berharap capaian ini dapat menambah semangat, komitmen dan kerja keras ASN Ditjen Pendidikan Islam dalam pelaksanaan program dan tugas di tahun anggaran 2020.

“Tugas kita tak pernah selesai karena sebentar lagi kita akan menyambut BPK, setelah itu merealisasikan anggaran dan juga kembali untuk merencanakan program,” katanya.

Rapim dihadiri Direktur Pendidikan Agama Islam Rohmat Mulyana, Direktur PTKI Arskal Salim GP, Direktur KSKK Umar Abdurrahman, serta para Pejabat Eselon III dan IV Ditjen Pendidikan Islam.

Hadir juga mantan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren yang baru saja dilantik sebagai Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Ahmad Zayadi. (*)