Angka kematian akibat Virus Corona di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Selasa (07/04/2020) tercatat sebanyak 10 kasus.

“Dari 10 orang yang meninggal tersebut, tujuh orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) dan tiga orang terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19,” kata Pejabat Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya di Sleman, Selasa (07/04/2020).

Menurut dia, selain itu saat ini di Kabupaten Sleman juga terdapat sebanyak 835 orang dalam Pemantauan (ODP).

“Sedangkan pasien dalam pengawasan yang masih mendapatkan perawatan di rumah sakit sebanyak 98 pasien dalam pengawasan (PDP), sebanyak 19 pasien positif dan satu orang dinyatakan sembuh dan masih isolasi mandiri di rumah,” katanya.

Ia mengatakan, Gugus Tugas Sleman telah menyiapkan 11 rumah sakit (RS) dari 27 RS di Sleman menjadi RS Rujukan COVID-19.

“Kami juga mempercepat proses pengadaan APD tenaga medis,” katanya.

Harda mengatakan, untuk jumlah dokter yang bertugas di Sleman baik pemerintah maupun nonpemerintah termasuk di RSUP Dr Sardjito saat ini ada sebanyak 800 orang.

“Perawat yang bertugas di Sleman termasuk swasta dan RSUP Dr Sardjito sebanyak 5.000 tenaga medis,” katanya. (*)