Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pembekalan kepada 39 Finalis Puteri Indonesia dari 34 provinsi di Gedung KPK Jakarta, Rabu (06/03/2019).

 

Menurut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, perempuan memiliki karakter yang khas untuk berbagi pesan antikorupsi.

Karakter khas itu adalah mengembangkan, mengajarkan, dan mendidik. Perempuan mudah berbagi dan memiliki kebutuhan berkumpul yang kuat.

“Sudah kodrat kalau perempuan lebih suka berkumpul, lebih suka curhat. Itulah salah satu yang menjadi kekuatan dari kaum perempuan. Kekuatan untuk berbagi pesan-pesan antikorupsi,” ujar Alex

Alex menambahkan, sebelum perempuan menyebarkan nilai-nilai antikorupsi ke masyarakat, terlebih dahulu perempuan harus menanamkan kejujuran terlebih dahulu yang dimulai dari diri sendiri.

Sebab, jika tidak, perempuan juga dapat berperan mendorong kaum pria melakukan tindakan korupsi.

“Dalam hidup ada istilah harta, tahta dan wanita. Nah, di belakang Gedung KPK itu ada tahanan, banyak pejabat penyelenggara negara jatuh karena ketiga hal itu,” tambah Alex.

Setiap tahun, para finalis Putri Indonesia mengunjungi KPK. Dalam masa karantina, mereka diberikan pelatihan dan pembinaan kepribadian, salah satunya nilai-nilai antikorupsi. (*)