Ekonomi Indonesia masih dalam kondisi baik pasca pengumuman hasil rekapitulasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada Selasa (21/05/2019) lalu dan menjelang Lebaran awal bulan depan.

“Sampai hari ini masyarakat dan pelaku usaha percaya dan yakin ekonomi Indonesia pasca pengumuman akan tetap baik,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati usai rapat koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Aula Djuanda, Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (23/05/2019) siang.

Sri Mulyani percaya investor dan pelaku usaha dapat memahami proses pemilu, meskipun sempat terjadi kericuhan dalam aksi 22 Mei.

Ia percaya bahwa aparat hukum dapat mengantisipasi dan mengatasi kejadian tersebut sesuai hukum yang berlaku.

Terkait Tunjangan Hari Raya (THR), Sri Mulyani menyampaikan bahwa proses pencairan sudah terealisasi separuhnya.

Untuk itu, Menkeu berharap masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan suasana aman setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan.

“Kita berharap suasana keamanan akan bisa terjaga sehingga masyarakat bisa menyelenggarakan ibadah Ramadan dan sekaligus merayakan hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dan saudara yang juga biasanya memberikan dampak yang positif kepada ekonomi,” sambung Menkeu.

Menkeu menyatakan KSSK sesuai mandatnya akan terus menjaga stabilitas sektor keuangan sebagai suatu sektor yang sangat strategis dan penting dalam menjaga perekonomian Indonesia tanpa kompromi.

Dalam rakor KSSK tersebut, hadir Gubernur Bank Indonesia (Gubernur BI) Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (Ketua DK-OJK) Wimboh Santoso, serta perwakilan Ketua DK Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). (*)