Qatar berhasil menjuarai Piala Asia 2019 setelah mengalahkan Jepang dengan skor 3-1 di Stadion Zayed City, Abu Dhabi, Jumat (01/02/2019).

Gol-gol kemenangan Qatar dicetak oleh Almoez Ali pada menit ke-12, Abdulaziz Hatem (27), serta penalti Akram Afif (83). Sementara gol balasan Jepang dicetak striker Takumi Minamino pada menit ke-69.

Jepang tampil menekan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Hajime Moriyasu ini mendominasi permainan, tetapi justru Qatar yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu.

Pada menit ke-12, berawal umpan silang yang dikirim Akram Afif dari sisi kiri, disambut Almoez Ali dengan dengan tendangan salto yang memperdaya kiper Shuichi Gonda.

Belum sempat bangkit, Jepang kembali kebobolan. Pada menit ke-27, setelah mendapat umpan dari Akram Afif, Abdulaziz Hatem melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti tanpa bisa dijangkau oleh Gonda.

Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Di Babak kedua, Tim Samurai Biru mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya Jepang untuk mencetak gol berhasil pada menit ke-69. Berawal dari umpan Yuya Osako, Takumi Minamino berhasil memperdaya kiper Saad Al Sheeb.

Skor pun berubah menjadi 2-1.

Setelah memperkecil ketinggalan, Jepang semakin bersemangat untuk mencetak gol lagi sekaligus menyamakan kedudukan.

Namun sial bagi Jepang. Pada menit ke-83 wasit menghadiahkan tendangan penalti bagi Qatar setelah handsball yang dilakukan oleh kapten tim, Maya Yoshida. Wasit sempat memeriksa VAR sebelum memberikan keputusan penalti bagi Qatar.

Akram Afif yang menjadi eksekutor penalti berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Waktu yang tersisa tak cukup bagi Jepang untuk mengejar. Skor 3-1 bertahan hingga pluit panjang dibunyikan.

Dengan kemenangan ini, Qatar berhasil menorehkan sebagai juara baru di Piala Asia. Sebelumnya, prestasi tertinggi tim asal Timur Tengah hanya sampai perempat final. Prestasi ini juga menjadi modal bagus menghadapi Piala Dunia 2022, yang mana Qatar menjadi tuan rumah.

Sedangkan bagi Jepang, kekalahan ini menggagalkan ambisi untuk menjuarai Piala Asia kelima kalinya setelah sukses mengangkat trofi tahun 1992, 2000, 2004, dan 2011. (*)