Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Presiden Argentina, Mauricio Macri di Istana Bogor, Rabu (26/06/2019). Macri berkunjung ke Indonesia sebelum bertolak menuju Jepang untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada tanggal 28-29 Juni 2019.

Dalam pertemuan bilateral itu, dibahas mengenai peningkatan kerjasama di bidang perdagangan dan pertanian.

Tahun 2018 lalu, total perdagangan kedua negara mencapai 1,68 miliar, dengan defisit mencapai 1,2 miliar di pihak Indonesia.

“Ini harus dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan dan menyeimbangkan perdagangan dan investasi kedua negara dengan Argentina”, jelas Jokowi.

Untuk mencapainya, Indonesia menawarkan produk industri strategis Indonesia, yaitu pesawat terbang dan layanan maintenance, repair dan overhaul (MRO) oleh PT. Dirgantara Indonesia.

Selain itu, juga ditawarkan one stop solution railway project, yang akan meningkatkan kualitas transportasi perkeretaapian di Argentina oleh PT. INKA. Hal ini telah disambut positif oleh Presiden Macri.

Dalam rangka menyeimbangkan neraca perdagangan, Jokowi meminta Argentina memberikan akses pasar bagi komoditas pertanian dan buah tropis Indonesia, seperti nanas, pisang, sarang burung walet, karet, kelapa, dan lada.

“Karena kualitasnya yang baik dan memiliki rasa yang enak, saya yakin buah-buahan tropis Indonesia akan disukai publik Argentina,” jelas Presiden.

Di bidang pertanian, Indonesia dan Argentina sudah membentuk Working Group on Agricultural Cooperation (WGAC) yang telah menghasilkan Rencana aksi kerjasama.

Dalam bidang ini, Indonesia ingin mengembangkan kerja sama terkait pengembangan sistem teknologi pertanian. (*)