Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menuduh China tidak membeli produk pertanian negaranya seperti yang sudah disepakati.

Tuduhan yang dilontarkan di Twitter itu terjadi di pekan yang sama ketika perwakilan AS dan China bertemu sejak negosiasi yang terjadi pada Mei nyaris kolaps.

Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu dalam KTT G20 di Osaka, Jepang, pada 28-29 Juni di mana kedua pemimpin sepakat untuk menggulirkan kembali negosiasi perdagangan.

Dalam kicauannya di Twitter yang dilansir Kompas Kamis (11/7/2019), Trump menyatakan Meksiko sudah membuat kemajuan mengagumkan dalam menangani migran di perbatasan.

“Tapi China mengecewakan karena tidak membeli produk dari para petani hebat kami seperti yang mereka janjikan. Semoga mereka segera memulainya,” kata Trump.

Menyusul pertemuan di Osaka, Trump menyatakan Beijing telah menawarkan diri untuk membeli makanan maupun produk pertanian AS dalam “jumlah mengagumkan”.

Karena itu, presiden berusia 73 tahun itu mengatakan dia menunda penetapan tarif baru atas produk China senilai 300 miliar dollar AS, sekitar Rp 4.219 triliun.

Menurunkan defisit perdagangan dengan China merupakan misi utama Trump yang juga menuduh Beijing mencuri teknologi mereka dan merebut pasar secara tak adil.

Sejak tahun lalu, AS dan China saling menjatuhkan tarif sebesar 360 dollar AS, sekitar Rp 5.063 triliun, dalam perang dagang. (*)