“Pemuda hari ini harus menghindari berita berita yang tidak benar, atau yang disebut Hoax, karena itu perlu adanya pengetahuan khusus mengenai cara mengkonsumsi suatu berita, jangan asal asal saja”, Demikian disampaikan oleh Sofyan dalam pemaparannya di Forum OIC Youth Internasional di Malaysia. Senin, (24/06/2019).

Melanjuti gagasan dari Sofyan, Adlan Athori, juga menyampaikan gagasan yang serupa kepada seluruh audiens bahwa, Kita harus sama sama memberikan edukasi kepada dunia pentingnya menghindari Fake News, karena hal itu dapat merugikan suatu negara.

“Kita harus sama sama bergerak untuk memberikan edukasi kepada seluruh dunia bahaya nya Fake News yang berkembang saat ini, maka dari itu, harus adanya pelatihan khusus dari setiap kementrian di negara masing masing untuk melaksanakan pelatihan anti fake news“, Tegas Adlan yang juga Mantan Ketum Himapol UMJ.

Dua Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta yakni Sofyan Lausiry dan Adlan Athori mendapat kesempatan untuk menghadiri Forum OIC Youth Internasional, yang bertempat di Hotel La Boss Melaka, Malaysia.

Pemuda yang kerap disapa Adlan dan Sofyan tersebut menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam menyikapi Fake News atau kerap yg dikenal dengan istilah Hoax.

Kedua mahasiswa aktif Universitas muhammadiyah jakarta tersebut yang sekaligus menjadi kader Aktif Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Cirendeu menghimbau agar perlunya pemuda untuk memfiterisasi mana yang hoax dan mana yang sesuai dengan fakta.

Menanggapi perbincangan Dua kader nya yang berangkat ke Malaysia, Rahmat Luang, Ketua Umum HMI Komisariat Cirendeu Cabang Ciputat, Mengatakan, Sangat apresiasi kepada mereka yang mampu membawa hasil diskusi di Komisariat hingga Forum ke Internasional.

“Saya bangga kepada mereka berdua, padahal itu diskusi semalam di Komisariat, tapi sudah mereka sampaikan di Forum Internasional seperti itu, intinya saya bangga”, Kata Rahmat.

Acara yang dihadiri oleh seluruh Anggota OIC Youth Internasional ini berlangsung sukses hingga akhir penutupan.