الحمد لله الذي جعل خلافة الأمة لرحمة جلا وعظّم العلم بالعمل، وأفضل الصلاة والتسليم على النبي المصطفى الكريم محمد وآله وصحابه أما بعد، قال الله تعالى في كتابه الكريم:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗ…..الآية

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi diantaranya empat bulan mulia” (QS. At-Taubah:36).

Dalam riwayat hadits Nabi dijelaskan bahwa empat bulan yang dimuliakan Allah adalah bulan Dzulqo’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rojab. Hadits ini disampaikan Nabi Muhammad SAW ketika pidato pada hari nahar diwaktu  haji wada’, sebagaimana yang disampaikan Romo K.H. Moh. Shohibul Kahfi dalam buku beliau “Keutamaan dan Amaliyyah Bulan Muharrom”.

Bulan Muharram merupakan bulan pertama dalam penanggalan kalender islam, yaitu tahun Hijriyyah. Bulan ini merupakan salah satu bulan yang diagungkan oleh Allah SWT. Seperti apa yang diungkapkan oleh Syeh Abdul Hamid bin Muhammad ‘Ali bin Abdul Qodir dalam kitab “Kanzu an-Najah wa as-Surur”:

اعلم أنّ المحرّم شهر عظيم وفضله كثير عميم وهو أفضل الشهور للصوم بعد رمضان ثمّ رجب ثمّ الحجة ثمّ القعدة ثمّ شعبان. فهو  شهر الله المحرم.

“Bahwasanya bulan Muharram adalah bulan yang agung, banyak keutamaan, merupakan bulan yang paling utama untuk melakukan puasa, kemudian bulan Rajab, Dzulhijjah, Dzulqo’dah dan Sa’ban. Dan merupakan bulan yang dimuliakan Allah” 

Dalam perkataan Syeh Hamid tersebut, disamping bulan Muharram ada beberapa bulan juga yang disebutkan termasuk bulan Dzulhijjah, yang merupakan bulan terakhir dalam penanggalan kalender islam. Selain melakukan puasa pada kedua bulan ini, dianjurkan juga membaca ayat kursi beserta basmallah sebanyak 360 kali dan dua do’a, yaitu do’a akhir tahun dan do’a awal tahun pada waktu menjelang pergantian tahun. Do’a akhir tahun dibaca pada hari terakhir bulan Dzulhijjah yaitu pada waktu sore hari (setelah sholat ashar). Sedangkan do’a awal tahun dibaca ketika memasuki hari pertama bulan Muharram, yaitu setelah sholat maghrib. Berikut adalah do’a akhir tahun dan do’a awal tahun:

دعاء آخر السنة

(Do’a Akhir Tahun)

Doa ini hendaknya dibaca 3 kali setelah sholat ashar di akhir bulan Dzulhijjah/besar. Barangsiapa yang membaca doa ini, maka berkatalah setan “susah besar bagiku dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak Adam selama setahun ini karena telah dibinasakan dengan membaca doa akhir tahun saat ini, dan Allah telah mengampuni dosanya.

Di bawah ini doa akhir tahun:

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هٰذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ اللّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

 

دعاء أول السنة

(Do’a Awal Tahun)

Doa ini hendaknya dibaca 3 kali setelah sholat maghrib pada malam tanggal 1 bulan Muharram. Barangsiapa membaca di bawah ini, maka setan akan berkata “telah aman orang ini dari gangguanku pada sisa umurnya dalam tahun ini, karena Allah telah mewakilkan 2 malaikat untuk menjaganya dari fitnahku.”

Dibawah ini doa awal tahun:

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. اللّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيْمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَجُوْدِكَ المُعَوَّلِ وَهذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

 

Refrensi :

– Kitab Kanzu an-Najah wa as-Surur karya Syeh al-Khatib karya Abdul Hamid bin Muhammad ‘Ali bin Abdul Qodir
– Buku Keutamaan dan Amaliyyah Bulan Muharrom Karya K.H Moh. Shohibul Kahfi