Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menerima kunjungan kerja (Kunker) Kepala Perwakilan UNICEF untuk wilayah Jawa dan Bali di ruang kerjanya di Gedung Negera Grahadi Jl Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (02/08/2019) Sore.

Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah berharap perwakilan UNICEF Jawa Bali bisa membantu mendukung program-progam yang sedang dikerjakan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur khususnya pendidikan anak-anak. Kemudian anak-anak yang sedang ada permasalahan konflik melanggar hukum di lapas, anak- difabel dan anak berkebutuhan khusus atau anak korban kekerasan.

Sementara Kepala Perwakilan UNICEF Jawa Bali Arie Rukmantara mengatakan, UNICEF menyambut baik ajakan Gubernur Jawa Timur dan siap membantu program-program Provinsi Jawa Timur khususnya yang berkaitan dengan anak. Program UNICEF tidak boleh berjalan sendiri namun searah dengan program yang sedang dilaksanakan dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Jawa Timur.

“Programnya tidak hanya berada di tempat-tempat yang mudah diakses seperti di perkotaan dan di sekolah. Tetapi juga programnya juga masuk ke Lapas anak, sekolah difabel, SLB dan panti-panti anak,” ujarnya.

Menurut Arie, sampai dengan 2019 program UNICEF di Jawa Timur diharap bisa berkalaborasi, khususnya tiga hal. Pertama, hari difabel internasional. Di sini anak-anak yang berkebutuhan khusus merupakan sebiah aset bukan beban. “Mereka adalah kapital modal dari Jawa Timur,” ungkap Arie.

Kemudian program selanjutnya anak-anak yang sedang berhadapan dengan masalah hukum di lapas diharapkan mempunyai ketrampilan atau skill untuk bekal nanti jika sudah kembali kemasyarakat. Selanjutnya untuk para defabel juga dibekali dengan keterampilan agar kelak bisa bekerja dan berkarir di kantor-kantor, diperusahaan atau industri.

Berikutnya adalah program yang berkaitan dengan iklim, agar anak-anak sedini mungkin diajari menanam pohon dan menghemat pemakaian air dan cara membuah sampah yang benar .

Sebagai informasi, saat ini perwakilan UNICEF tidak ada di setiap provinsi, namun terdapat perwakilan UNICEF Jawa Bali yang berkedudukan di Surabaya mewakili enam provinsi di Jawa dan Bali.

“Kedudukan kantor UNICEF di Surabaya Jawa Timur, karena daerah ini dinilai bisa berhasil membuktikan kometmennya untuk kesejahteraan anak-anak lewat program-program pembangunannya, maka UNICEF tertarik berkantor di sini,” tuturnya.

UNICEF cara kerjanya membuat model pilot projek di suatu tempat tidak sama dengan program kerja pemerintah dan pemerintah daerah. Kalau program berhasil maka harus diadopdi oleh provinsi lalu diteruskan ditingkat nasional. “Kemungkinan proyek pilot di Jawa Timur berhasil itu lebih tinggi, maka UNICEF pilih kantor di Jawa Timur,” pungkasnya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi Perwakilan Unicef di Gedung Negara Grahadi, 2 Agustus 2019

Posted by Pemprov Jawa Timur on Friday, 2 August 2019