LPMQ Kementerian Agama, didukung oleh Kementerian Pariwisata Uzbekistan, menggelar pameran foto dan seminar. Tema diangkat sebagai peringatan 1 tahun bebas visa bagi Warga Negara Indonesia ke Uzbekistan.

Tema itu adalah “Uzbekistan Negeri Para Imam” untuk pameran foto, sementara Seminar mengambil Tema “Jejak Ulama Uzbekistan di Nusantara”.

Pembukaan pameran dimulai tanggal 7 Februari 2019, pukul 08.30 dan seminar pada pukul 10.00.
Tempat penyelenggaraan acara, di Bayt Al-Quran & Museum Istiqlal, Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.

Acara ini didukung oleh Universitas Gunadarma, AKMRTV Jakarta, STMIK Jakarta dan STI&K.

Hubungan antara Indonesia dan Uzbekistan, sangat strategis. Sebab, selama ini Uzbekistan dikenal sebagai negerinya para ulama.

Pada abad pertengahan, di tengah masa kemunduran umat Islam dalam berbagai bidang, Uzbekistan justru memantapkan diri berada pada masa keemasannya. Sebagai pusat peradaban Islam pada masa itu, banyak lahir tokoh ulama besar dari negeri ini.

Nama-nama imam besar lahir dari Uzbekistan, seperti Imam Bukhari, Imam Tirmidzi, Imam ad-Darimi. Dalam bidang Tafsir Al Quran dikenal nama az-Zamakhsyari dan an-Nasafi. Dalam bidang Ilmu pengetahuan, dikenal nama Ibnu Sina, Al-Biruni, Al-Khowarizmi.

Dalam bidang ilmu kalam, dikenal nama Imam Al Maturidi, dan dalam bidang Tasawuf dikenal tokoh Syekh Naqsyabandi. Melalui karya-karya ulama-ulama inilah, umat bisa belajar berbagai disiplin ilmu keislaman.

Tersebarnya Islam hingga ke pelosok Nusantara juga tidak lepas dr jasa para ulama-ulama dari Uzbekistan. Konon, Syekh Asmoroqondi dan Syekh Jumadil Kubro, sesepuhnya para Walisongo di Jawa juga berasal dari Uzbekistan.

Meskipun, hingga saat ini masih diperdebatkan dari mana asal kedua ulama tersebut.(*)