KLIKTV, Karawang – Kesempatan amat langka diberikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang dalam acara Internasional goyang Karawang 2019. kepada Laskar Macan Ali Tangerang. Delon Jenggot yang merupakan Panglima Tinggi Macan Ali Banten, diminta memberikan orasi kebudayaan pada Minggu (27/09/2019) malam, lalu.

Delon mengungkapkan, karakter atau identitas keindonesiaan bukan kategori warisan kebudayaan mati melainkan sebuah keniscayaan. Itu sebabnya, keindonesiaan itu akan terus hidup sesuai perjalanan waktu, selain diyakini selamanya ditopang oleh perkembangan akal budi manusia Indonesia yang dikenal memiliki kecintaan sangat besar atas kehormatan bangsa dan negaranya.

Menurut Delon, penguatan karakter Indonesia tidak boleh terbentuk karena meniru-niru secara absolut dari akar sekaligus produk budaya asing. Sebab, karakter Indonesia harus tetap menunjukkan nila-nilai yang hidup dan ditumbuhkan berdasarkan pengalaman asli budaya bangsa sendiri, yang sejarahnya nyata-nyata mengandung keunggulan di berbagai bidang itu.

“Marilah kita buka hati dan fikiran selebar-lebarnya, bahwa modernisasi yang terus berlangsung dapat menjadikan jiwa kita gersang jika sekadar dikembangkan melalui budaya rasionalitas Barat yang kaku, sedangkan rasionalitas itu sebenarnya bisa dibumikan dengan budaya setempat untuk menghasilkan ‘output’ lebih bagus lagi bagi kemajuan bangsa,” ujar Delon.

Menurut Delon, upaya bangsa Indonesia belajar dari bangsa Barat bukan untuk meninggalkan budaya yang ada apalagi mengkhianatinya, tetapi justru memanfaatkannya untuk mempererat semangat dan meninggikan unsur-unsur kebudayaan di Tanah Air secara berdayaguna.

Delon pun menyatakan ketidaksetujuannya membangun karakter Indonesia yang menyerap begitu banyak kebudayaan asing namun mengabaikan keluhuran budaya suku-suku bangsa Indonesia. “Sudah seharusnya kita menggali terlebih dahulu keunggulan budaya dari suku-suku bangsa Indonesia dan kemudian menjadikan kekuatan gabungannya yang siap menyerap keunggulan budaya dari perlintasan budaya luar, sehingga akan mewujudkan lebih hebat karakter Indonesia yang sesungguhnya,” papar Delon (*).