Kombes Krisha Murti Diperiksa Propam Terkait Keterangan Jessica

  • Share

Kliksaja.co – Terdakwa kasus dugaan pembunuhan Mirna, Jessica Kumala Wongsa mengaku pernah mendapat intimidasi dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti pada saat proses pemeriksaan.

Dalam persidangan yang membuat Jessica menangis tersebut, Krishna juga sempat akan mempertaruhkan jabatannya di kepolisian dalam menetapkannya sebagai tersangka.

“Kata Pak Krishna, ‘Sudah, kamu mengaku saja. Saya mempertaruhkan jabatan saya untuk menjadikan kamu tersangka.’ Itu saya enggak ngerti mau jawab apa. Saya mau mengaku apa. Makanya, saya stress, apalagi pas saya ditahan di Rutan Polda. Enggak ada ventilasi sama sekali, gelap, banyak kecoa, kalajengking. Saya enggak boleh mandi, saya bingung,” ujar Jessica sambil menangis kala itu.

Menaggapi pernyataan Jessica di muka persidangan kepolisian ternyata sudah memeriksa Kombes Krishna Murti melalui Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Polisi Martinus Sitompul.

“Sudah (minta keterangan) ke Krishna, tapi hasilnya belum,” ujar Martinus, di Kompleks Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (3/10/2016).

Martinus mengatakan, hingga saat ini, tim internal belum menyimpulkan soal pernyataan Jessica yang mengaku diintervensi oleh Krishna.

Menurut dia, masih dibutuhkan keterangan dari pihak lain untuk menguatkan adanya dugaan pelanggaran etik.

Lagipula, kata dia, peristiwanya sudah lama terjadi dan baru kini diungkit kembali.

“Apa yang disampaikan Jessica sudah terjadi di masa lalu dan sudah dilaporkan oleh lawyer mereka jauh-jauh hari waktu status Jessica masih di tahanan,” pungkas Martinus.

Mirna meninggal setelah meminum es kopi vietnam yang dipesan Jessica di Kafe Olivier, Grand Indonesia, pada Rabu 6 Januari 2016.

Jessica didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Mirna dengan menggunakan zat sianida yang dimasukkan ke dalam es kopi tersebut.

  • Share