Sebanyak 150 siswa SMAN 5 Sidrap mengikuti kelas Geologi Lingkungan di sekolah alam Hibridah dalam studi observasi lapangan terkait dengan materi Litosfer dan Pedosfer di tempat wisata Bujung Mattimboe Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Rabu (01/05/2019).

Kegiatan ini dilaksanakan dengan model pembelajaran dicovery learning.

Yaitu siswa field trip di lokasi observasi dan mengamati langsung objek yang dipelajari sehingga proses pemahaman tentang jadi lebih mudah difahami.

Para siswa merasa senang dengan proses belajar di alam bebas.

“Saya suka belajar di Sekolah Hibridah, meyenangkan dan tidak membosankan, semoga tahun depan kami bisa belajar di sekolah Hibridah kembali,” ungkap salah satu siswa.

Kelas alam yang digagas sekolah alam Hibridah menjadi kelas alternatif bagi sekolah-sekolah yang ingin mengenal alam secara langsung, selain itu juga untuk membuang kejenuhan belajar di dalam kelas.

Di sini, siswa dapat melihat dan merasakan objek materi secara langsung. Kondisi ini membuat siswa menjadi lebih bersemangat dan mudah memahami alam.

Untuk saat ini, lokasi kelas Geologi Lingkungan dilaksanakan di lokasi wisata Bujung Makkotawangge Desa Manuba dan Bujung Mattimboe Desa Nepo Kecamatan Mallusetasi, kedua lokasi tersebut berdekatan dan masing masing memiliki potensi untuk menjadi tempat wisata edukatif.

Namun untuk sementara ini, kegiatan belajar masih banyak dilaksanakan di lokasi wisata Bujung Mattimboe, hal ini dalam rangka mendukung gerakan pemuda Nepo “Nepo Adventure” yang sedang melakukan pengembangan wisata Bujung Mattimboe.

Sampai saat ini sekolah Hibridah membina dua kelas alam, yaitu kelas Ekosistem Pesisir di hutan mangrove Desa Bojo dan Kelas Geologi Lingkungan di Desa Nepo dan Desa Manuba, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Keberadaan Sekolah Hibridah ini diharapkan dapat merangsang pemerintah daerah setempat untuk memperbaiki pengelolan wisata alam, tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga tempat belajar.

Kemudian yang tidak kalah penting adalah perbaikan akses jalan menuju lokasi wisata alam tersebut. (Samsuryadi)