Lackar Macan Ali Tangerang Raya (LMATR) mengadakan sahur bersama di pesantren Darur Rosyid, pimpinan KH. Rosidi Djaelani, Lc, Jakarta Barat, Minggu (19/05/2019) dini hari. Sahur bersama ini diikuti sekitar 2.500 santri dan diisi dengan penampilan debus dari Dara Silat Pasundan Cimanda (DSPC) Bogor.

Panglima LMATR, Abah Delon Jenggot Pamanahan Rasa, mengatakan kegiatan rutin ini bertujuan untuk berbagi kebahagian dengan anak-anak yang kurang mampu.

Kegiatan itu juga dalam rangka menjaga dan mensyiarkan ajaran leluhur Cirebon, Sunan Gunung Jati. Ia, mewakili Kesultanan Cirebon, mengingatkan pesan penting dari Sunan Gunung Jati untuk menjaga mushala dan fakir miskin.

“Adapun pesan leluhur Cirebon (Sunan Gunung Jati) kepada penerusnya, ingsun titip tajug lan fakir miskin, yang artinya saya titip langgar dan fakir miskin. Yang terus kami jaga dan terus syiarkan, ” katanya.

Abah menambahkan acara ini merupakan kegiata rutin yang sudah empat tahun dilaksanakan setiap bulan Ramadhan.

“Empat tahun lamanya LMATR secara konsisten berbagi kebahagiaan di bulan suci ini lewat acara sahur bersama yatim dan syiar kebudayaan. Harapannya, kegiataan positif ini bisa dilakukan di tahun-tahun mendatang. Dan semoga acara ini mampu mempererat silaturrahmi dan meningkatkan rasa bangga akan budaya di Indonesia,” tutupnya.

Sahur Bersama LMATR ini mengangkat konsep “Guyub para Wali” dengan mengajak anak yatim piatu menyantap sahur bersama sembari menikmati hiburan kesenian debus. (Muyas)