Golongannya sudah III/c. Mengabdikan diri sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Politik membuatnya memilih mundur sebagai pegawai negeri. Lalu, bertarung kembali sebagai calon anggota legislatif.

“Saya mengundurkan diri dari PNS Kabupaten Cirebon yang saya banggakan, untuk tetap mengabdi kepada masyarakat melalu jalur politik. Saya maju dalam pemilihan legislatif DPR RI melalui Partai Demokrat dengan nomor urut 3, di daerah pemilihan Jabar VIII: Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu,” katanya.

Ekky Bahtiar, lahir dan besar di Cirebon. Masih muda. Umurnya 34 tahun. “Masih kategori milenial,” katanya.

 

“Insya Allah saya meniatkan diri untuk ibadah. Dan, untuk benar-benar membantu masyarakat dalam kapasitas saya nanti sebagai wakil dari masyarakat. Menjadi penyambung lidah rakyat,” katanya lagi.

Ekky, menjadikan pengalaman di eksekutif sebagai bekal untuk di legislatif. Ditunjang, dia memiliki dasar keilmuan di Managemen Transportasi Darat.

“Saya mencintai dan bangga dengan keilmuan transportasi. Karenanya, saya berharap bisa berkecimpung dalam dunia transportasi untuk kemudahan masyarakat secara keseluruhan. Mumpung masih muda dan masih banyak tenaga untuk selalu mengabdi keoada masyarakat,” katanya, serius.

Ekky Bahtiar, memilih Partai Demokrat sebagai “Perahu Politiknya”. “Bagi saya, Partai Demokrat adalah partai yang sudah menunjukan keberhasilan dalam memimpin negara ini. Pada saat Pak SBY menjadi Presiden, Partai Demokrat adalah partai yang bisa menaikan gaji pegawai negeri, TNI, Polri hingga 3x berturut-turut tanpa janji,” katanya.

“Saya merasakan sendiri, Partai Demokrat membangun tanpa mengklaim pekerjaan pemimpin sebelumnya. Bahkan menciptakan sistem demokrasi yg kondusif pada zaman Pak SBY memimpin,” katanya.(FDY)