Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Gunung Kidul pada Minggu (17/03/2019) mengakibatkan banjir dan tanah longsor di delapan kecamatan.

Delapan kecamatan terdampak adalah Semanu, Purwosari, Panggang, Tepus, Playen, Tanjungsari, Wonosari, dan Gedangsari.

Menurut keterangan Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul Sapto Wibowo sedikitnya ada 30 kejadian banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan akibat bencana yang menerjang di Kabupaten Gunungkidul,” kata Sapto.

Dari beberapa data yang dihimpun, bencana banjir meliputi Kantor Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Purwosari, Jalan Raya Perempatan Semanu menyebabkan 11 KK rumahnya terendam, Jembatan Krapyak di Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Jembatan Sungai Pacar 2 dan Pacar 3 di Kecamatan Panggang.

Kemudian, Jalan Pasar Bintaos (Kecamatan Tepus), Gadungan di Desa Wonosari (akibat luapan Sungai Besole), Dungwanglu di Desa Banyusoco (Kecamatan Playen), Gedad di Desa Banyucoco mengancam 11 KK, SMP Negeri I Purwosari, Pandangan di Desa Banjarejo (Kecamatan Tanjungsari), SMK Negeri I Tanjungsari terendam banjir antara 1 meter hingga 1,5 meter.

Lalu, kandang ternak di Kecamatan Semanu terendam banjir, Jembatan Besari di Desa Siraman (Kecamatan Wonosari) yang disebabkan sungai meluap ke badan jalan dan pemukiman warga, Nogosari di Desa Dadapayu (Kecamatan Semanu) yang mengancam tiga KK, Jrakah di Desa Hargosari (Kecamatan Tanjungsari), Gadungsari di Desa Wonosari mengancam lima KK, sebanyak 15 kios nelayan Pantai Baron di Kecamatan Tajungsari terendam, 33 kios nelayan Pantai Kukup terendam banjir, jembatan crossway Ngalang, permukiman warga di Rejosari Kecamatan Tajungsari.

Selanjutnya, Kemorosari (Kecamatan Wonosari), Sanglor 2 Desa Girisoko (Panggang), Wonosobo (Tanjungsari) yakni tambak udang dan beberapa kios terendam, Tahunan (Palihan), Surulanang di Palihan.

Menurut Sutopo kecamatan Tanjungsari menjadi kecamatan paling parah terkena banjir.

Selain banjir, hujan lebat pada hari Minggu menyebabkan tanah longsor di Pengkok (Kecamatan Patuk) dan Kemadang (Kecamatan Tanjungsari).

Sedangkan bencana angin kencang menyebabkan pohon tumbang di Srikoyo (Kecamatan Playen) dan pohon tumbang menimpa jaringan listrik di Ngunut (Karangmojo). (*)